Advertorial

Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Maros, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Angkutan Logistik

×

Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Maros, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Angkutan Logistik

Share this article
Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Maros, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Angkutan Logistik
Mobil Pertamina Patra Niaga tengah beroperasi.

Hargo.co.id, SULSELPertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat distribusi Biosolar subsidi di Kabupaten Maros untuk memastikan kebutuhan sektor transportasi dan logistik tetap terpenuhi di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur Trans Sulawesi.

Berita Terkait:  BJA Group Jadi Kontributor Besar Daerah, Setor Ratusan Miliar dan Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Peningkatan mobilitas kendaraan logistik dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tingginya permintaan Biosolar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), khususnya yang berada di jalur utama penghubung antardaerah di Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut berdampak pada munculnya antrean kendaraan pada waktu-waktu tertentu.

Untuk mengantisipasi situasi tersebut, Pertamina melakukan penambahan pasokan Biosolar ke wilayah Maros. Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan volume penyaluran telah ditingkatkan guna menjaga ketersediaan stok di SPBU.

Berita Terkait:  Tak Pernah Menjatuhkan Caleg Lain, Warga Pohe Salut dengan Sawaludin

Menurut Yoga, selama tiga hari terakhir distribusi Biosolar ke Maros mengalami kenaikan sekitar 14 persen dibandingkan rata-rata penyaluran harian.

Selain pasokan reguler, Pertamina juga menyalurkan tambahan pasokan melalui mekanisme extradropping ke sejumlah SPBU yang mengalami peningkatan permintaan.

Berita Terkait:  AFT Hasanuddin Raih Low Risk Audit IFQP 2026, Standar Internasional Diakui Auditor

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan kendaraan logistik dan angkutan barang tetap terpenuhi, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas distribusi barang di jalur Trans Sulawesi,” ujarnya.

Selain menambah stok, Pertamina juga menempatkan petugas pengatur antrean atau marshal di sejumlah SPBU yang mengalami kepadatan kendaraan. Kehadiran petugas tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengisian dan menciptakan ketertiban di area layanan.

Berita Terkait:  Tunaikan CSR, Citimall Gorontalo Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Al Mukarramah

Sebagai langkah lanjutan, Pertamina menyiapkan penguatan stok di sejumlah SPBU prioritas selama beberapa hari ke depan. Fokus distribusi diarahkan ke titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas kendaraan logistik dan angkutan barang.

Di sisi lain, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan.
Berita Terkait:  OJK Sulutgomalut Targetkan Inklusi Keuangan 2024 Capai 90 Persen

Pertamina bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) melakukan pemetaan lokasi pengisian bahan bakar

bagi kendaraan logistik agar distribusi kendaraan ke SPBU lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik.

Berita Terkait:  Syam T. Ase: Ingin Perubahan? Solusinya adalah Sawaludin

Pengawasan distribusi Biosolar subsidi turut diperketat melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran kepada sektor-sektor yang berhak menerima manfaatnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, memastikan kondisi pasokan Biosolar subsidi di Sulawesi Selatan secara umum masih aman.

Berita Terkait:  APREBI: Industri Energi Biomassa Banyak Berikan Manfaat untuk Publik

Pertamina, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap stok dan distribusi di lapangan guna menjaga pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus memonitor perkembangan kebutuhan energi masyarakat dan sektor transportasi. Pasokan dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan pengguna,” kata Lilik.

Berita Terkait:  UT Sukses Layani Setengah Juta Mahasiswa

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya pengguna BBM subsidi, untuk memanfaatkan energi secara bijak dan sesuai peruntukan

agar distribusi dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau seluruh kelompok yang berhak menerima subsidi pemerintah.(Rls) 

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Bekali Puluhan UMKM Takalar Akses Permodalan dan Literasi Energi