Hargo.co.id GORONTALO – Kajian koalisi PDIP-PPP atas pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur yang akan diusung ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo 2017, telah mengkristal pada 6 pasangan calon.
Rumusan itu masih akan disaring untuk mencari tiga pasang yang akan diusulkan ke DPP PDIP dan PPP. Â Menariknya, kajian ini hanya berkutat pada lima figur. Yaitu tiga orang untuk posisi papan satu masing-masing, Hana Hasanah, Zainudin Hasan dan Sjfarudin Mosii. Dan dua figur untuk posisi papan dua yaitu Kris Wartabone dan Tony Junus.
Adapun enam pasangan calon yang dirumuskan yakni pasangan Hana Hasanah-Tony Junus, Hana Hasanah-Kris Wartabone, Zainudin Hasan-Kris Wartabone, Zainudin Hasan-Tony Junus, Sjafrudin Mosii-Kris Wartabone, Sjafrudin Mosii-Tony Junus.
Juru bicara koalisi PDIP-PPP, La Ode Haimudin, menjelaskan, simulasi enam pasang calon itu didasarkan pada hasil rapimwil PPP dan usulan PDIP. Rapimwil PPP menetapkan dua bakal calon gubernur (Bacagub) yaitu Zainudin Hasan dan Sjafrudin Mosii.
Sementara Hana Hasanah menjadi usulan PDIP. “Untuk posisi Cawagub kita berikan porsi untuk kader partai. Karena sejak awal, kami (PDIP) sudah berkomitmen untuk mengusung kader di Pilgub,” jelas La Ode Haimudin.
“Mengapa kader harus diusung? Karena kita sudah punya pengalaman pahit mengusung figur eksternal di pilkada daerah lain. Setelah menang malah melupakan partai,” sambung Sekretaris DPD PDIP Gorontalo itu.
Koalisi sekarang ini masih membangun koalisi dengan para kandidat Cagub untuk lebih mengerucutkan kajian pada tiga pasang calon. Nantinya tiga pasang calon itu yang akan diusulkan ke DPP.
“Nanti tiga orang kandidat Cagub akan ditanyai ingin berpasangan dengan siapa. Misalnya Zainudin Hasan ingin dengan siapa? Apa dengan pak Kris atau dengan pak Tony. Kita juga akan tanyai hal yang sama dengan ibu Hana dan pak Sjafrudin,” kata La Ode Haimudin.
Setelah tiga pasang diusulkan ke DPP PDIP dan PPP, nanti masing-masing DPP akan membicarakannya dengan pengurus DPP yang ditugasi untuk menangani Pilkada Gorontalo.
Untuk PDIP, menurut La Ode, ada tiga pengurus DPP yang ditugasi yaitu, Muchtar Mohammad, Olly Dondokambey, dan Rokhmin Dahuri. Sementara untuk PPP yaitu Muhalim Litty “Ada tim kecil yang akan membahasnya. Nanti pertimbangan koalisi di daerah juga akan menjadi referensi,” jelasnya.
Keputusan akhir atas satu pasangan yang akan direkomendasikan, akan berada ditangan ketua umum partai. “Jadi penentu akhir ada di ibu (Megawati Soekarnoputri (red) dan Ketua Umum PPP. Keputusan bisa sejalan dengan usulan daerah atau berbeda,” jelasnya.
La Ode memastikan, rekomendasi pasangan calon sudah keluar paling lambat 18-20 Agustus. Mengingat tahapan pendaftaran pasangan Cagub-Cawagub akan bergulir September.(rmb/hargo)
