Hargo.co.id – Tim yang menderita kekalahan tentu akan merasa kecewa. Terlebih jika kalah dengan skor telak. Hal itu sejatinya juga dirasakan Inter Milan kalah dibantai 1-6 oleh Tottenham Hotspur pada laga persahabatan, Jumat (5/8).
Namun, di balik rasa kecewa itu, Pelatih Inter Roberto Mancini justru senang dan puas. Bukan karena dibantai, melainkan karena lawan yang mengalahkannya di Ullevaal Stadion, Oslo, Jumat (5/8/2016) malam WIB adalah tim kuat.
Pada laga ini, kedua tim sudah sama-sama menurunkan tim terkuat saat berduel. Baru lima menit laga berjalan, Spurs sudah unggul lewat penalti Harry Kane menyusul pelanggaran Cristian Ansaldi terhadapi Kyle Walker.
Kedudukan sama kuat di menit ke-24 ketika Perisic mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan terobosan Banega, Perisic dengan sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti menghujam jala Spurs.
Lima menit sebelum jeda, kombinasi Harry Kane dan Dele Alli memudahkan Lamela mendapat ruang tembak yang dilepaskan dari luar kotak penalti untuk membawa Spurs unggul lagi 2-1.
Pada babak kedua, Spurs makin mendominasi yang membuat Inter keteteran. Hasilnya pada menit ke-51, Spurs memimpin 3-1 usai Alli bikin gol hasil kerjasama 1-2 dengan Vincent Janssen.
Spurs makin menekan pertahanan Inter yang memang lebih banyak menunggu belakang sepanjang pertandingan.
Enam menit kemudian giliran Kane bikin yang mengubah skor jadi 4-1. Tembakan kerasnya dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau Samir Handanovic.
