Hargo.co.id, GORONTALO – Masyarakat yang berdomisili di Komunitas Adat Terpencil (KAT) Pulahenti membutuhkan jalan dan jembatan. Selain itu juga sambungan listrik ke rumah warga serta saluran baik itu yang ada di KAT maupun di desa.
Kebutuhan masyarakat tersebut merupakan aspirasi yang disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut) Deasy S.M Datau saat melaksanakan reses belum lama ini.
“Untuk reses kali ini, saya melaksanakannya di KAT Pulahenti, dan dari pelaksanaan reses tersebut ada beberapa aspirasi masyarakat yang merupakan kebutuhan bersama yang disampaikan,” ungkap Deasy S.M Datau.
Lebih lanjut dikatakan bahwa yang pertama yang dibutuhkan yakni jalan, dimana jalan tersebut merupakan akses masyarakat untuk keluar masuk perkampungan dan juga untuk kepentingan berbagai aktivitas sehari-hari mereka.
“Jalan tersebut sudah lama disuarakan namun hingga saat ini belum terealisasi,” kata Deasy S.M Datau.
Selain jalan, kata Deasy S.M Datau, masyarakat juga menyuarakan soal jembatan, karena antara jalan dan jembatan merupakan kebutuhan yang mendasar.
“Tidak hanya jalan saja, namun jembatan juga dibutuhkan oleh masyarakat, jembatan yang memadai untuk dilalui,” tegasnya.
Hal yang tidak kalah penting juga yakni jaringan listrik yang ada di KAT Pulahenti.
“Sampai sekarang masyarakat membutuhkan sambungan listrik langsung ke rumah-rumah warga sebagai penerang ketika malam hari yang selama ini belum dirasakan.” ujarnya.
Dan kebutuhan yang terakhir disampaikan yakni terkait dengan saluran yang berada di pemukiman agar ketika hujan turun, tidak terjadi genangan air di permukiman dan langsung mengalir keluar permukiman. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
