Maknai Hasil Perjuangan dengan Tindakan Nyata

×

Maknai Hasil Perjuangan dengan Tindakan Nyata

Sebarkan artikel ini
Ketua KNPI Gorontalo Utara, Mikdad Yaser saat menerima Bendera Pusaka dari Pj. Sekda, Suleman Lakoro untuk diarak keliling. (Foto: Istimewa)
Ketua KNPI Gorontalo Utara, Mikdad Yaser saat menerima Bendera Pusaka dari Pj. Sekda, Suleman Lakoro untuk diarak keliling. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut) yang juga Ketua KNPI, Mikdad Yaser menegaskan bahwa makna yang terkandung dalam sejarah 23 Januari tidak hanya sebatas pada seremonial saja dengan melakukan kirab bendera pusaka keliling Provinsi Gorontalo. Namun yang lebih penting yakni bagaimana memaknainya dengan mengisi pembangunan daerah terutama oleh kaum muda.

Hal tersebut dikatakan oleh Migdad Yaser saat berbincang dengan awak media ini pada akhir pekan kemarin usai menerima bendera pusaka di Puncak Pontolo, Kecamatan Kwandang yang dibawa oleh pasukan kirab dari Kabupaten Boalemo. 

“Untuk kirab bendera ini merupakan kegiatan rutin dan sifatnya seremonial terkait dengan sejarah 23 Januari yang setiap tahun kita peringati,” ungkapnya.

Menurut kader Partai Nasdem tersebut, untuk nilai sebuah sejarah tersebut yang terpenting bagaimana mengaplikasikannya saat ini. Para pendahulu telah berjuang untuk sebuah kemerdekaan, dan harusnya kemerdekaan yang merupakan hasil perjuangan dengan mempertaruhkan jiwa dan raga tersebut, dimanfaatkan dengan hal-hal yang sifatnya positif.

“Terutama untuk para generasi muda yang ada saat ini, tentunya ada banyak hal yang dapat dilakukan dalam rangka mengisi hasil perjuangan dari para pejuang. Terutama dalam rangka membangun daerah maupun desa tempat kita tinggal, karena membangun daerah dimana kita berpijak merupakan hal yang sangat baik,” jelasnya.

Para siswa misalnya, kata Mikdad Yaser, di sekolah belajar dengan giat sehingga mendapatkan nilai dan prestasi yang baik, sehingga kedepan memiliki SDM yang berkualitas yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk diri sendiri dan daerah. 

“Begitu juga para pemuda, dengan berbagai latar keilmuan dan potensi yang dimiliki, berbuatlah sesuatu yang dapat membanggakan baik diri sendiri, orang tua, lingkungan maupun daerah dan bangsa,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman