Bupati Menaruh Harapan ke Sekda Gorontalo Utara 

×

Bupati Menaruh Harapan ke Sekda Gorontalo Utara 

Sebarkan artikel ini
Prosesi adat Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro untuk menempati rumah dinasnya, Senin (31/01.\/2022). (Foto: Istimewa)
Prosesi adat Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro untuk menempati rumah dinasnya, Senin (31/01./2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin banyak menaruh harapan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Suleman Lakoro. Menurutnya, sebagai administrator diharapkan dapat memperlancar tugas kepala daerah, kemudian diharapkan dapat menjembatani keharmonisan antar lembaga yang ada di daerah.

Keharmonisan yang dimaksud yakni DPRD dengan Pemerintah Daerah (Pemda), kemudian aparat eselon II hingga ke pemerintah desa. Selain itu juga, kehadiran Suleman Lakoro sebagai Sekda diharapkan untuk kondisi Gorontalo Utara sendiri akan semakin aman. 

“Diharapkan dengan diterimanya Sekda untuk menempati rumah ini, maka saya berharap nanti sebagai administrator akan memperlancar semua tugas dan hal-hal yang menjadi tugas-tugas dari kepala dan wakil kepala daerah,” ungkap Indra Yasin di sela-sela prosesi adat penempatan rumah dinas Sekda. 

Selain tugas yang dijelaskannya tersebut, bupati juga menaruh harapan kepada Sekda Gorontalo Utara tersebut terkait dengan kondisi daerah agar semakin aman lagi. Tak bisa dipungkiri, kata Indra Yasin bahwa jika dilihat belakangan ini memang sudah aman, namun tidak bisa dipungkiri memang ada gejolak, namun dengan kehadiran Sekda Gorut tersebut, suasana sudah kelihatan normal kembali. 

“Meskipun gejolak tersebut masih dalam batas kewajaran, dan tidak mengganggu jalannya pemerintahan, tapi kami berharap dengan hadirnya Sekda baru maka seluruh penyelenggara pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Indra Yasin.

Terlebih kata Indra Yasin bagi dirinya dan wakil kepala daerah dalam menyelesaikan sisa pemerintahan yang masih 2 tahun lagi. 

“Tentu tugas itu tidak ringan, oleh sebab itu dia (Sekda) terus berkoordinasi dengan semuanya dan kalau itu dilaksanakan, tentu itu akan meminimalisir persoalan yang ada dalam pembangunan daerah,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman