Hargo.co.id, GORONTALO – Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boalemo, merilis data laporan banjir yang melanda Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, pada Jumat, (18/02/2022).
Dalam laporannya, BPBD Boalemo menyatakan, ada 365 rumah warga Mohungo terdampak musibah alam tersebut. Terdiri dari total 463 Kepala Keluarga (KK), serta 1.490 jiwa.
“Dusun satu 73 KK, 210 jiwa, 50 rumah. Dusun dua 53 KK, 159 jiwa, 50 rumah. Dusun tiga 279 KK, 889 jiwa, 213 rumah. Dusun empat 58 KK, 232 jiwa, 52 rumah,” papar Kepala BPBD Boalemo, Mans Mopangga, Sabtu, (19/02/2022).
Berdasarkan laporan BPBD tersebut, maka Dusun yang paling terdampak banjir di Desa Mohungo kali ini, adalah Dusun tiga. Mans Mopangga mengatakan, tinggi air banjir berkisar 30-50 sentimeter.
“Hujan sedang, lebat, dari pukul 15.30 Wita hingga 17.30 Wita, mengakibatkan debit air sungai meluap. Sehingganya menggenangi rumah warga. Tapi korban jiwa nihil, kerugian juga nihil,” jelasnya, ketika dikonfirmasi Hargo.co.id.

Adapun upaya yang dilakukan BPBD sendiri lanjutnya, yakni melakukan pendataan dan evakuasi terhadap para Lanjut Usai (Lansia), menyiapkan makanan siap saji, dan pula melakukan penyerapan air di rumah-rumah warga.
“Personel tadi di lokasi, ada dari BPBD Boalemo, TNI-Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa,” ujar Mans Mopangga.
Sebelumnya, diungkapkan Camat Tilamuta, Ruslin Limalo, pada Jumat, (18/02/2022) di lokasi banjir, luapan air berasal dari sungai Lahumbo. Di satu sisi, pembuangan drainase sudah tak mampu. akibatnya meluap ke badan Jalan Trans, hingga merendam rumah-rumah warga.
“Luapan air sungai ini kan ke drainase, sedangkan drainasenya tidak mampu membuang. Sehingga, luapannya juga berasal dari drainase,” kata Ruslin Limalo, sembari menambahkan, penting untuk melakukan normalisasi sungai Lahumbo. (*)
Penulis: Abdul Majid Rahman
