hargo.co.id BONBOL – Kasus pencurian di Gorontalo kian menggelisahkan. Ternyata, maraknya pencurian tidak hanya untuk barang atau uang saja.
Di Bone Bolango (Bonbol), bunga di median jalan pun langganan di curi. Fenomena ini membuat Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat nyaris kewalahan.
Tak mau terus-terusan ini terjadi, BLH Bonbol kini menyiapkan usulan peraturan daerah (Perda) khusus. Bagi siapa yang terbukti mencuri bunga di median jalan akan dikenakan denda dan pidana.
Kepla BLH Kabupaten Bonbol Sulistjono Dalman mengatakan, pihaknya berupaya maksimal melakukan penataan median jalan dan mempercantiknya dengan bunga. Hanya saja, pihaknya menemui sejumlah kendala.
Sulistojono menyebutkan dua hal yang menjadi kendala itu. Pertama bunga sering di makan hewan lepas. Kedua, dicuri masyarakat.
“Ini yang jadi masalah disini. Masyarakat masih kurang sadar. Bukannya menjaga, malah merusaknya,” kata Sulistjono.
Lebih lanjut disampaikan Sulistjono, sebelum ini pihaknya telah beberapa kali memperingatkan masyarakat terkait maraknya hewan lepas. Bahkan sudah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penangkapan terhadap hewan lepas.
Namun, hal itu tak kunjung memberikan efek jera. Yang lebih parah dari itu yakni sering terjadi pencurian bunga. Banyak bunga-bunga di median jalan sengaja di oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.
Untuk itu Sulistjono menyampaikan, pihaknya akan mengajukan Perda tentang larangan bagi siapa saja yang merusak serta mengambil bunga di median jalan. Termasuk berkaitan dengan penebangan pohon di sekitar bahu jalan.
“Perda ini memuat sanksi tegas bagi oknum-oknum yang melakukan pelanggaran berkaitan dengan hal itu. Sanksinya dari denda dan pidana. Intinya Perda ini kita buat untuk memberikan efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan,” terangnya.
Sementara itu dari Pantauan Gorontalo Post, kemarin (19/8), penataan median jalan dan taman di wilayah Bonbol semberaut. Sebagian median jalan juga tak memiliki tanaman bunnga.
Padahal berada di ruas jalan Trans Tilong Kabila menuju Pusat Perkantoran Bonbol. Sebagian lagi terlihat ada tanaman bunga, namun bunga-bunga tersebut sudah banyak yang layu dan mati. (tr-48/ar/hargo)
