Cuaca Buruk, Pendapatan Nelayan di Kota Gorontalo Menurun 

×

Cuaca Buruk, Pendapatan Nelayan di Kota Gorontalo Menurun 

Sebarkan artikel ini
Suasana aktivitas di pelelangan ikan UPT Pelabuhan Kota Gorontalo. (Foto: Martiana Paputungan/ HARGO)
Suasana aktivitas di pelelangan ikan UPT Pelabuhan Kota Gorontalo. (Foto: Martiana Paputungan/ HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kondisi cuaca buruk yang belakangan ini sering terjadi di wilayah Kota Gorontalo, membuat para pekerja kesulitan dalam beraktivitas terlebih untuk warga yang berprofesi sebagai nelayan. 

Dari pantauan Hargo.co.id pada Sabtu, (05/03/2022) akibat cuaca ekstrim ini, banyak perahu hingga kapal ikan yang terparkir dikarenakan tingginya gelombang dan angin di laut yang cukup kencang. 

Hal tersebut membuat para nelayan tidak bisa melaut dan mengurangnya hasil tangkapan ikan. Belum lagi keberadaan ikan di rompong yang kadang semakin kurang hingga tidak ada lagi. 

 Suasana aktivitas di pelelangan ikan UPT Pelabuhan Kota Gorontalo. (Foto: Martiana Paputungan/ HARGO)

Suasana aktivitas di pelelangan ikan UPT Pelabuhan Kota Gorontalo. (Foto: Martiana Paputungan/ HARGO)

“Dengan menghadapi musim angin barat  laut sekarang ini memang penghasilan nelayan itu agak mengurang, karena ombak cukup besar terus keadaan ikan di rakit juga agak kurang, terus banyak kapal – kapal hanya terparkir saja,” kata Sarlis Mantu (Nelayan Kota Gorontalo). 

Lebih lanjut Sarlis Mantu juga menuturkan, dengan adanya kondisi angin barat laut yang cukup kencang sekarang ini, menurutnya nelayan menjadi kurang melaut. Meski kondisi dan keberadaan ikan di rompong yang kurang bahkan tidak ada sekalipun, beberapa nelayan masih saja melaut karena itu memang sudah menjadi pekerjaan mereka. 

“Untuk sekarang ini ada yang melaut dan tidak semua rompong ada ikan, tapi hanya beberapa saja yang ada ikan. Alhamdulillah meskipun dalam keadaan seperti ini, di Kota Gorontalo masih terbantu dengan ikan-ikan yang dari luar itu dari wilayah Molibagu, Gorontalo Utara dan Bitung. Kalau melihat pendapatan nelayan sekarang ini tidak merata, ada yang dapat banyak ada yang tidak ada sama sekali atau pulang dengan tangan kosong,”tutur Sarlis Mantu. 

Mewakili sejumlah nelayan di UPT Pelabuhan Kota Gorontalo, Sarlis Mantu juga menambahkan, dimana nelayan yang pendapatannya banyak sekarang ini, hanya orang – orang yang memiliki rompong di lokasi yang jauh seperti di pangkalan asean, Sulawesi Tengah dan Maluku, karena untuk di perairan gorontalo sendiri ikan masih kurang. 

Nelayan berharap kiranya cuaca agar cepat membaik sehingga mereka bisa melaut dengan aman. Selain itu  juga mereka berharap ikan di perairan wilayah Gorontalo kembali stabil agar tidak perlu melaut di kejauhan. (***)

 

Penulis : Martiana Paputungan *

*) Penulis adalah mahasiswa magang dari UNG