Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perindagkop Boalemo Lakukan Sidak 3 Kali, Ini Hasilnya

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Boalemo , pada Sabtu, 5 Maret 2022 | 20:05 Tag: , ,
  Kadis Perindagkop Boalemo, Hasan Makuta. (Foto : Abdul Majid Rahman / HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO –  Sesuai penegasan awal, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Boalemo, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop), bakal melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di pasar-pasar, ritel-ritel, termasuk Indomaret dan Alfamart.

Hal ini penting guna mengumpulkan data-data lapangan terkait kelangkaan minyak goreng yang meresahkan warga. Alhasil, tidak ada satupun yang ditemukan melakukan penimbunan, sebagaimana yang dikhawatirkan bersama.

“Kami sudah 3 kali melakukan Sidak, baik di Indomaret, Alfamart, di toko-toko besar, maupun petak-petak di pasaran untuk mencari jangan sampai ada penimbunan itu, ternyata betul-betul memang tidak ada,” kata Kadis Perindagkop Boalemo, Hasan Makuta, ketika dikonfirmasi Hargo.co.id, Jumat, (04/03/2022).

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya lanjut Hasan Makuta, sebenarnya minyak goreng di pabrik-pabrik ini ada pasokannya. Hanya saja yang jadi persoalan itu, subsidi dari Pemerintah yang belum terdistribusi ke pabrik-pabrik.

“Tapi Alhamdulillah untuk Boalemo, masih diakomodir oleh Pemerintah Provinsi, kita kemarin mendapatkan jatah minyak goreng sebanyak 1.000 liter melalui Baksos NKRI Peduli yang dilaksanakan oleh Gubernur bersama Perindagkop di Kecamatan Dulupi, dan Insya Allah akan disusul oleh Kecamatan lain,” ujarnya.

Hasan Makuta berkata, rencana selanjutnya untuk pelaksanaan Baksos NKRI Peduli oleh Gubernur Gorontalo ini, yaitu di Kecamatan Paguyaman dan Wonosari. Ditargetkan, kegiatannya terealisasi sebelum Ramadan 2022.

“Saat ini sesuai hasil pemantauan tim kami di lapangan, selain minyak goreng, harga cabai juga di pasaran mulai menunjukan tren kenaikan. Tapi masih bisa dijangkau masyarakat. Selain itu juga kita fokus ke beras. Alhamdulillah untuk beras kita masih menggunakan pasokan dalam Daerah,” pungkas Hasan Makuta. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 155 times, 1 visits today)

Komentar