Lolly Yunus Minta Seriusi Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk 

×

Lolly Yunus Minta Seriusi Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk 

Sebarkan artikel ini
Ketua TP. PKK Lolly Yunus, saat melakukan pendampingan Balita gizi buruk, bernama Muhamad Rizal Ali yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Toto Kabila, Bone Bolango, pada Kamis, (14/04/2022) (Foto: Istimewa/ Diskominfo Bone Bolango)
Ketua TP. PKK Lolly Yunus, saat melakukan pendampingan Balita gizi buruk, bernama Muhamad Rizal Ali yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Toto Kabila, Bone Bolango, pada Kamis, (14/04/2022) (Foto: Istimewa/ Diskominfo Bone Bolango)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Bolango, Lolly Pou Yunus, berharap seluruh pengurus dan anggota PKK mulai dari tingkat Kabupaten hingga kader Dasawisma yang ada di tingkat desa agar ikut dalam penanggulangan dan pencegahan stunting dan gizi buruk di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Hal ini harus diseriusi, karena masalah gizi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang kompleks dan penanggulangannya tidak dapat dilakukan hanya dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Namun, bisa ditanggulangi dari segi perbaikan terhadap pola makan yang sehat dan pola asuh orangtua terhadap anak.

Selain itu dirinya juga menyebutkan bahwa masalah gizi adalah sindrom kemiskinan yang erat kaitannya dengan ketahanan pangan tingkat rumah tangga dan juga aspek hidup sehat. 

“Olehnya saya berharap ibu-ibu PKK dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa bisa berperan aktif dalam penanggulangan dan pencegahan stunting dan gizi buruk ini ”kata Lolly Junus.

Ikut berkomitmen bersama pemerintah dalam penanggulangan gizi buruk, Ketua tim penggerak PKK Bone Bolango tersebut turut serta dalam kegiatan pendampingan balita gizi buruk, serta turut menjenguk balita bernama Muhamad Rizal Ali yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Toto Kabila, Bone Bolango, pada Kamis (14/04/2022).

Muhamad Rizal Ali adalah balita umur 2 tahun 1 bulan asal Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya.  Rizal hanya memiliki berat badan 5,6 kilogram, dan panjang badan maupun tinggi badan 70,4 centimeter.

Stunting sendiri kata Lolly adalah  kondisi kekurangan gizi yg menyebabkan gagal tumbuh terutama kegagalan pertumbuhan otak, yang terjadi sejak dari dalam kandungan sampai dengan balita umur 2 tahun (1000 HPK) yang merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan otak. 

Gizi buruk dan Stunting terjadi bukan tanpa sebab. Banyak ibu hamil yang menyepelekan kegiatan posyandu saat hamil. Olehnya, Lolly pun berharap kepada ibu-ibu hamil agar mau memeriksakan diri di posyandu dan fasilitas kesehatan terdekat, bersalin di fasilitas kesehatan, terutama memberikan ASI secara eksklusif pada bayi sejak lahir sampai dengan 6 bulan, dan menyusui anaknya sampai dengan umur 2 tahun.

“Saya harapkan juga ibu-ibu untuk terus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya di Posyandu terutama di periode emas pertumbuhannya,”imbau Lolly Yunus. (***)

 

Penulis : Rita Setiawati