Penelitian Tentang Kematian Ibu dan Anak Penting 

×

Penelitian Tentang Kematian Ibu dan Anak Penting 

Sebarkan artikel ini
Para aparatur Pemda Gorontalo Utara saat ikut Rakor Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah. (Foto: Istimewa)
Para aparatur Pemda Gorontalo Utara saat ikut Rakor Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu menilai penelitian soal tingginya kematian ibu dan anak di daerah penting dilakukan. Targetnya agar pemerintah daerah dapat mengintervensi lewat program.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Seminar Pendahuluan Faktor Risiko Tingginya Kematian Ibu dan Anak di Gorontalo Utara. Seminar ini diselenggarakan oleh Pusat Studi Ilmu-ilmu Kesehatan, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang bekerjasama dengan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Gorontalo Utara yang dilaksanakan belum lama ini. 

“Menurut saya penelitian ini penting dilakukan, sehingga pemerintah daerah akan mengetahui kondisi di lapangan, untuk kemudian melakukan intervensi lewat program kegiatan nantinya,” tuturnya.

Namun, meski penelitian itu penting, karena masih tahap awal, Thariq Modanggu menyarankan agar tujuan dari penelitian itu perlu diubah. 

“Kalau tujuannya seperti itu, saya kira tidak perlu penelitian. Karena kalau hanya berbicara faktor, itu cuma dua, faktor internal dan faktor eksternal. Makanya, kita tinggal membuat mapingnya, sehingga penelitian ini penting untuk dilakukan,” jelasnya.

Menurut Thariq Modanggu, penelitian soal tingginya kematian ibu dan anak di Gorut akan menjadi penting, kalau kemudian dilihat dari rantai analisis faktor risiko, kira-kira apa faktor yang paling dominan. 

“Misalnya, apakah faskes di Gorontalo Utara dengan kondisi geografis yang ada, seberapa besar kontribusinya terhadap data yang menunjukkan berakibat pada kematian. Apalagi kalau saya lihat pada variabel penelitian, ada faktor variabel dependen dan independen,” jelasnya.

Untuk itu, Thariq Modanggu ingin penelitian itu manfaatnya, tidak hanya sekadar mengetahui faktor risiko kematian ibu dan anak, tapi bagaimana penelitian itu mampu memberi gambaran. 

“Sehingga perlu kita cari tahu, terhadap data-data kematian ini, sebenarnya faktor dominannya itu di mana, sehingga analisisnya menjadi lebih jelas dan memudahkan dalam intervensi program,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman