Hargo.co.id GORONTALO – Mentan Amran Suleman yang tiba di Gorontalo turut berkunjung ke Gudang Jagung PT. HARIM Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, serta ke Kandang Penggemukan Sapi di Pulubala, Kabupaten Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Amran memberikan respon besar terhadap antusias pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk mengembangkan peternakan.
Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo menjelaskan kepada Mentan Amran Suleman terkait rencananya kedepan. Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggunakan strategi program integrated farming dengan leading sektor-nya peternakan, yakni mengembangkan pertanian yang diujungnya menyokong keberhasilan program peternakan.
Menurut Nelson, pengembangan ternak akan dilakukan dari hulu hingga ke hilir. Tidak hanya berkaitan dengan penyediaan lahan dan ternak, tapi juga penyediaan pakan ternak, industri, hingga pemasaran. Masyarakat Kabupaten Gorontalo kata Nelson sudah sangat dekat dengan peternakan, begitu pun dengan ketersediaan lahan dan kondisi iklim daerah.
“Baru-baru ini kita sudah membangun kerja sama dengan salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Dalam waktu dekat ini akan menanamkan investasinya memproduksi pakan ternak di wilayah Kabupaten Gorontalo,” ungkap Nelson.
Besarnya efek dari intergrated farming bagi perekonomian masyarakat menarik perhatian Mentan Amran Sulaiman yang terlihat menyempatkan waktu meninjau lokasi pembibitan dan pengembangbiakan ternak sapi di Pulubala.
Ia menyatakan, pihaknya akan mendukung Kabupaten Gorontalo dengan program inseminasi buatan untuk pembibitan. Maka mendorong upaya Pemda tersebut ia pun menyatakan akan mengutakan ketersediaan pangan dari hasil tenak yang ditopang oleh pertanian jagung.
“Pertama adalah pakannya disediakan yaitu jagung, setelah jagungnya jadi sudah konsisten kontinyu produksi, baru pakan, kemudian ternaknya, jadi yang dikeluarkan dari sini adalah daging, hebat kan! Programnya Pak Bupati sekarang ini 78.000.- ekor sapi, lima tahun kedepan menjadi satu juta. Tapi mulai dari pakanâ€, jelas Mentan Amran Sulaiman.
Dengan luas lahan dan potensi yang cukup besar, Kabupaten Gorontalo pun kedepan akan dijadikan sebagai pusat pangan dari produksi ternak. Maka daerah ini pun bukan sekedar menjual produksi ternak dalam kondisi hidup, namun juga menjual produk ternak dalam bentuk olahan.(and/tro)
