Hargo.co.id GORONTALO – Pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Gorontalo dimulai. Malam nanti, sebanyak 455 JCH yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 18 UPG akan diberangkatkan menuju ke tanah suci Mekkah.
Tadi malam (28/8), rombongan asal Kota Gorontalo, Pohuwato dan sebagian Kabupaten Gorontalo itu telah masuk ke asrama haji Provinsi Gorontalo.
Sebelum masuk ke asrama haji, 274 jamaah asal Kota Gorontalo menjalani pelepasan pemberangkatan di Masjid Baiturahim Kota Gorontalo.
Prosesi tersebut dihadiri langsung Walikota Gorontalo Marten Taha. Â Saat tiba di asrama haji, keseluruhan jamaah Kloter 18 UPG disambut Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo yang diwakili Asisten II Setda Provinsi Gorontalo Nurdin Mokoginta.
“Kami berharap, para jamaah bisa memanfaatkan waktu selama di asrama haji untuk menyiapkan fisik dan mental dalam rangka menjalani ibadah haji nanti,†ujar Nurdin Mokoginta.
Sementara itu Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Misnawaty S Nuna menyampaikan, dari total 455 JCH ada satu jamaah asal Kabupaten Gorontalo yang masih ditunggu kepastian keberangkatannya.
Pasalnya, jamaah yang bersangkutan masih dalam perawatan akibat kecelakaan.
“Jamaah yang bersangkutan mengalami cidera patah tulang di bagian panggul. Jika direkomendasikan layak terbang maka akan kami terbangkan,†ungkap Misnawaty.
Ia menambahkan, saat ini bagasi jamaah tersebut sudah berada di kantor Lion Air. “Tinggal memastikan saja jadi atau tidak. Kalau tidak maka bagasinya akan dikembalikan ke mess haji,†imbuh Misnawaty.
Di bagian lain, Misna juga mengingatkan kepada jamaah beberapa hal penting yang harus dilakukan. Di antaranya tak boleh melepas gelang identitas sampai dengan kembali ke Gorontalo.
Selain itu lembaran A Paspor ditempatkan di tas paspor bagian depan karena berfungsi sebagai KTP selama di tanah suci.
“Seluruh jamaah haji rencananya juga akan diberangkatkan pada pukul 20:30 Wita terbang ke Makasar dan kemudian bertolak ke Mekkah.
Sehingga direncankan pukul 17:00 Wita sore nanti jamaah akan dimulai prosesi pemberangkatan,†ujar Misnawaty.
Sementara Kepala Kanwil Kemenag Agama Provinsi Gorontalo Rusman Langke meengatakan, para JCH yang melaksanakan ibadah haji diharapkan senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan.
Termasuk untuk senantiasa menjaga kesehatan.
“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Untuk itu diharapkan para jamaah agar memperhatikan kesehatannya,†imbau Kakanwil.
Mengenai kesiapan fasilitas asrama haji, Rusman Langke mematikan bila semua kebutuhan dasar hingga proses pemberangkatan dan penerimaah sudah siap.
“Di asrama haji tetap diutamakan kebersihan. Sebab, menerima jamaah haji yang merupakan tamu-tamu Allah tentunya harus dilayani baik,” ujar Rusman Langke sembai berharap para JCH ketika di tanah suci tak lupa mendoakan pemerintah dan daerah Gorontalo.
Sehingga program pembangunan dan pemerintahan berjalan dengan baik.(csr/nat/hargo)
