Kota Gorontalo

Pemkot Gorontalo Gelar Salat Istisqa, Aleg Dekot Tak Satupun Hadir, Risman: Kami Kecewa!

×

Pemkot Gorontalo Gelar Salat Istisqa, Aleg Dekot Tak Satupun Hadir, Risman: Kami Kecewa!

Share this article
Pemkot Gorontalo Gelar Salat Istisqa, Aleg Dekot Tak Satupun Hadir, Risman_ Kami Kecewa_
Suasana pelaksanaan salat Istisqa yang diselenggarakan Pemkot Gorontalo, Jumat (21/8/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo di Lapangan Taruna Remaja, Jumat (21/8/2026), meninggalkan rasa kekecewaan dari tokoh masyarakat, Risman Taha.

Berita Terkait:  Adhan akan Kembalikan Fungsi Pasar Beringin, Warga Bereuforia: Begini Bilang Pemimpin

Risman mengaku kecewa bukan terhadap pelaksanaan salat tersebut, melainkan karena tidak melihat satu pun anggota DPRD Kota Gorontalo yang hadir dalam agenda tersebut.

“Kami sangat kecewa, tak ada satu pun anggota DPRD Kota Gorontalo yang hadir,” ujar Risman dengan nada kecewa.

Berita Terkait:  Kota Gorontalo Kembali Dilanda Bencana, Ismail Madjid Turun Meninjau Meski Dini Hari

Menurut Risman, kehadiran anggota DPRD dalam Salat Istisqa semestinya menjadi bagian dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang saat ini menghadapi kemarau panjang.

Terlebih, Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilakukan sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan ketika masyarakat mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air.

Berita Terkait:  Wakil Wali Kota Gorontalo Jalani Prosesi Adat Moloopu

“Ini bukan sekadar agenda pemerintah. Ini ibadah bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT. Masyarakat saat ini sedang kesusahan akibat kemarau,” tuturnya.

Risman mengatakan, dampak kemarau tidak hanya dirasakan melalui keterbatasan air bersih. Kondisi cuaca yang kering juga meningkatkan risiko kebakaran yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah wilayah.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Soroti Dampak Penggunaan Handphone, Pengawasan Anak Jadi Prioritas

“Bukan hanya kesulitan air, banyak juga musibah kebakaran yang melanda rumah warga,” katanya.

Mantan anggota legislatif DPRD Kota Gorontalo itu menilai, ketidakhadiran seluruh anggota DPRD dalam momentum tersebut patut dipertanyakan.

Berita Terkait:  Di Daerah Lain Dipangkas, Di Kota Gorontalo Gaji Honorer Aman Hingga 2024

Menurutnya, anggota DPRD merupakan representasi masyarakat sehingga semestinya menunjukkan kepedulian terhadap persoalan yang sedang dihadapi warga.

“Sebagai representasi masyarakat Kota Gorontalo, seharusnya mereka hadir dan bersama-sama merasakan apa yang sedang dirasakan masyarakat,” tegas Risman.
Berita Terkait:  PPIB Tahun 2025, Delegasi Kecamatan Kota Barat Optimis Bawa Pulang Juara

“Ibu-ibu dari kalangan guru saja yang lagi berhalangan untuk Salat tetap hadir. Mereka hanya tidak bisa menjalankan Salat, tapi mereka bisa memanjatkan doa kepada Allah SWT,” tambahnya.

Ia berharap ke depan para wakil rakyat dapat lebih peka terhadap agenda-agenda yang menyangkut kepentingan dan kondisi masyarakat, terlebih ketika daerah sedang menghadapi persoalan serius seperti kemarau dan ancaman kebakaran.

Berita Terkait:  Di Penilaian Lomba Kampung KB Tingkat Provinsi, Effendy Ingatkan Soal Sikap dan Perilaku Anggota Keluarga

Risman menegaskan, kritik tersebut bukan ditujukan untuk mempersoalkan pelaksanaan Salat Istisqa,

tetapi sebagai bentuk keprihatinan atas minimnya keterlibatan wakil rakyat dalam momentum yang dinilai memiliki makna sosial dan spiritual bagi masyarakat.(Ndi) 

Berita Terkait:  Hasil Adhan Ngantor di RSAS: Sejumlah Masalah Terungkap, Beberapa Pejabat akan Dimutasi