Kota Gorontalo

Bukan Pom Bensin, Adhan Pilih Bangun dan Perbanyak Masjid

×

Bukan Pom Bensin, Adhan Pilih Bangun dan Perbanyak Masjid

Share this article
Bukan Pom Bensin, Adhan Pilih Bangun dan Perbanyak Masjid
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika menandatangani prasasti tanda diresmikannya Masji Al Adha 12 di Kompleks Perumahan Alya Residence III, Sabtu (26/9/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengaku memiliki perhatian khusus terhadap pembangunan rumah ibadah. Bagi Adhan, memperbanyak masjid yang dapat dimanfaatkan masyarakat jauh lebih penting dibanding mengejar pembangunan usaha.

Berita Terkait:  Orang Tua Pemenang Lomba Hafidz dan Da'i Cilik: Terima Kasih Pak Wali

Pernyataan itu disampaikan Adhan saat menghadiri peresmian Masjid Al-Adha 12 di Kompleks Perumahan Alya Residence III, Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Sabtu (26/9/2026).

Di hadapan masyarakat, Adhan mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pandangan berbeda dalam melihat pembangunan daerah maupun investasi.

Berita Terkait:  100 Pengemudi Ojol Nikmati Ganti Oli Gratis dari BAZNAS Kota Gorontalo

Jika sebagian orang lebih tertarik memperbanyak rumah atau membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Adhan justru mengaku lebih ingin melihat jumlah masjid terus bertambah.

“Kalau orang lain berpikir bagaimana banyak rumah, bagaimana banyak pom bensin, kalau saya tidak seperti itu. Kalau saya berpikir bagaimana banyak masjid,” ujar Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Sistem Parkir Berlangganan Segera Diberlakukan di Kota Gorontalo, Tarifnya Segini

Adhan kemudian menceritakan bahwa dirinya pernah mendapat tawaran untuk membangun SPBU ketika menjabat sebagai kepala daerah pada periode pertamanya. Tawaran tersebut, kata dia, tidak diambil.

“Saya pernah ditawarkan membangun pom bensin, saya bilang tidak,” katanya.

Berita Terkait:  Anak Sekolah Keracunan Lantaran Permen di Kota Gorontalo, Dikes: Hoaks Itu

Menurut Adhan, pembangunan masjid tidak selalu harus mengandalkan dana pribadi. Dengan adanya niat serta kepercayaan masyarakat, pembangunan rumah ibadah dapat dilakukan melalui dukungan berbagai pihak.

Ia mencontohkan pembangunan Masjid Al-Adha yang mendapat dukungan masyarakat dalam bentuk material, termasuk semen dan berbagai kebutuhan pembangunan lainnya.

Berita Terkait:  Ismail: LPPD Instrumen Penting untuk Evaluasi Kinerja

Khusus Masjid Al-Adha 12, Adhan menyebut seluruh proses pembangunannya dilakukan oleh Haji Masali.

Adhan Dambea mengatakan, penggunaan nama Al-Adha merupakan bagian dari rangkaian penamaan masjid yang telah dibangun sebelumnya.

Berita Terkait:  KOTA YANG MENDIDIK

“100 persen milik Pak Haji Masali, saya hanya meminjam nama, yaitu Al-Adha 12,” pungkasny. (Adv)