Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong penguatan budaya literasi di tengah masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sepanjang 2026.
Komitmen itu mengemuka saat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Nuryanto, menutup secara resmi Festival Literasi 2026 di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Gorontalo, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Nuryanto menegaskan, rangkaian kegiatan literasi yang dilaksanakan pemerintah daerah tidak sekadar mengejar pencapaian target program. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk masyarakat yang memiliki wawasan luas, kreativitas, serta kemampuan bersaing.
Sepanjang tahun ini, sedikitnya sembilan program telah dilaksanakan. Di antaranya lomba bertutur, bimbingan teknis penulisan berbasis budaya lokal, lomba perpustakaan kelurahan, literasi informasi, hingga lomba pembuatan video konten literasi.
Menurut Nuryanto, seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekaligus membangkitkan minat baca masyarakat.
“Seluruh kegiatan ini bukan semata-mata untuk memenuhi target program, tetapi bertujuan membangun masyarakat yang memiliki kemampuan literasi, wawasan, kreativitas serta daya saing,” ujarnya.
Ia menekankan, pengembangan budaya literasi membutuhkan keterlibatan semua elemen.
Karena itu, sinergi antara keluarga, sekolah, perpustakaan, dan lingkungan masyarakat perlu terus diperkuat
agar kebiasaan membaca dan belajar tumbuh secara berkelanjutan.
Nuryanto juga mendorong agar keberadaan perpustakaan tidak hanya dipandang sebagai tempat membaca maupun meminjam buku. Perpustakaan harus berkembang menjadi ruang edukasi, pengembangan pengetahuan, dan pusat pembelajaran sepanjang hayat.
“Jadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat dan jadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Nuryanto turut menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
atas dukungan dana alokasi khusus (DAK) Nonfisik Tahun Anggaran 2026.
Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam menunjang pelaksanaan berbagai program literasi di Kota Gorontalo
sehingga seluruh agenda yang direncanakan dapat terlaksana.(Adv)












