Kota Gorontalo

Sanksi Pelanggar Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadhan, Satpol PP Tunggu Instruksi Pimpinan

×

Sanksi Pelanggar Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadhan, Satpol PP Tunggu Instruksi Pimpinan

Share this article
Sanksi Pelanggar Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadhan, Satpol PP Tunggu Instruksi Pimpinan
Kantor Satpol PP Kota Gorontalo. (Foto: Marsha Paloa/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo akan menerapkan pembatasan jam operasional bagi rumah makan selama Ramadhan. Ya, rumah makan hanya bisa buka dari pukul 15.00 hingga pukul 04.00 Wita atau menjelang sahur.

Berita Terkait:  Cabai Rawit, Beras, Rokok dan Tomat Pengaruhi Inflasi Kota Gorontalo

Selain itu, pada bulan Ramadhan nanti, tempat hiburan malam dilarang untuk beroperasi. Pembatasan ini telah dibahas pada rapat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) yang dipimpin penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid beberapa waktu yang lalu.

Dalam menerapkan kebijakan ini, Pemerintah Kota Gorontalo akan menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan serta penindakan.

Berita Terkait:  Bantu UMKM Daftar di E-Katalog, Effendy Apresiasi Pelaksanaan Program Jempol dan Belle UMKM

Pegawai Penyidik Sipil (PPS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Gorontalo, Sucipto S.kom mengungkapkan pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan terkait sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar.

“Jika mengacu pada regulasi memang tidak diperbolehkan beroperasi selama Ramadhan, hanya untuk sanksinya kami masih menunggu instruksi dari pimpinan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Dibujuk Pejabat dan Ormas Buka Penyegelan Mie Gacoan, Adhan Tetap Tegar Bela Rakyat

Nantinya, jika aturan sudah ditetapkan, Sucipto mengimbau pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang ditetapkan demi menjaga ketertiban umum selama Ramadhan. (MG-09/MG-10/MG-11)