Kota Gorontalo

Sanksi Pelanggar Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadhan, Satpol PP Tunggu Instruksi Pimpinan

×

Sanksi Pelanggar Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadhan, Satpol PP Tunggu Instruksi Pimpinan

Share this article
Sanksi Pelanggar Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadhan, Satpol PP Tunggu Instruksi Pimpinan
Kantor Satpol PP Kota Gorontalo. (Foto: Marsha Paloa/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo akan menerapkan pembatasan jam operasional bagi rumah makan selama Ramadhan. Ya, rumah makan hanya bisa buka dari pukul 15.00 hingga pukul 04.00 Wita atau menjelang sahur.

Berita Terkait:  Meriah dan Religius, Festival Tumbilotohe Pemkot Satukan Warga di Malam Ramadan

Selain itu, pada bulan Ramadhan nanti, tempat hiburan malam dilarang untuk beroperasi. Pembatasan ini telah dibahas pada rapat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) yang dipimpin penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid beberapa waktu yang lalu.

Dalam menerapkan kebijakan ini, Pemerintah Kota Gorontalo akan menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan serta penindakan.

Berita Terkait:  Kebakaran Kian Mengintai di Musim Kemarau, Adhan Tambah Satu Armada Damkar

Pegawai Penyidik Sipil (PPS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Gorontalo, Sucipto S.kom mengungkapkan pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan terkait sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar.

“Jika mengacu pada regulasi memang tidak diperbolehkan beroperasi selama Ramadhan, hanya untuk sanksinya kami masih menunggu instruksi dari pimpinan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara

Nantinya, jika aturan sudah ditetapkan, Sucipto mengimbau pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang ditetapkan demi menjaga ketertiban umum selama Ramadhan. (MG-09/MG-10/MG-11)