Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo memastikan sejumlah program pembangunan akan menyasar Kecamatan Dungingi pada tahun 2026. Berbagai pekerjaan infrastruktur telah diprogramkan untuk meningkatkan kualitas layanan dasar dan kenyamanan masyarakat di wilayah tersebut.
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Gorontalo, Heru Zulkifli Thalib, mengungkapkan hal itu saat menghadiri agenda silaturahmi pemerintah bersama warga di Kelurahan Tuladenggi, Senin (15/6/2026) malam.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pemeliharaan Jalan Palma. Ruas jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga tersebut telah masuk dalam daftar pekerjaan tahun anggaran 2026 dengan nilai investasi hampir mencapai Rp10 miliar.
“Pekerjaan akan dilakukan mulai dari kawasan Jalan Beringin hingga Jalan H.B. Jasin,” ujar Heru di hadapan masyarakat.
Tak hanya fokus pada peningkatan kualitas jalan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program pendukung lainnya. Di antaranya pengembangan sistem penyediaan air minum serta pembangunan sarana sanitasi berupa tangki septik yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan warga.
Khusus di Kelurahan Tuladenggi, beberapa kegiatan yang telah direncanakan meliputi normalisasi dan pembersihan saluran drainase, pembangunan saluran lingkungan baru, hingga rehabilitasi aula kantor lurah guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Heru turut menyampaikan capaian pembangunan yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2025.
Beberapa program yang telah dirasakan manfaatnya oleh warga antara lain kegiatan pembersihan saluran lingkungan
dan pengadaan kendaraan pengangkut sampah bertenaga listrik melalui dana kelurahan.
Menurutnya, kendaraan operasional tersebut kini telah dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi bersama warga Tuladenggi merupakan kunjungan ke-22 yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo
dalam rangkaian agenda menyapa masyarakat di 50 kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah kota.
Program ini menjadi wadah bagi pemerintah untuk menyampaikan rencana pembangunan sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.(Adv)












