Hargo.co.id GORONTALO – Program anak seperti yang ditekankan Seto Mulyadi tersebut saat ini lagi gencar-gencarnya dilakukan pemerintah Kabupaten Gorontalo. Bupati Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, upaya perlindungan terhadap anak menjadi perhatian utama pemerintah Kabupaten Gorontalo ditengah banyaknya problem kekerasan terhadap anak.
Di Kabupaten Gorontal kata Nelson, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya. Diantaranya dengan memperkuat koordinasi dari pemerintah daerah sampai ketingkat desa, berikut dengan mitra-mitra seperti LSM, PKK, dan ibu-ibu Dharma Wanita.
Selain itu lanjut Nelson, karena ujung tombak pendidikan anak adalah keluarga, maka keluarga juga menjadi fokus binaan. Hal itu dilakukan dengan melalui peran TP-PKK Kabupaten Gorontalo. Hal lainnya yang dibenahi pemerintah juga adalah di wilaya pendidikan. Stratfikasi pendidikan sejak dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi ikut dilakukan pembinaan oleh pemerintah daerah agar bebas kekerasan.
“Jadi dalam lembaga pendidikan tidak boleh ada kekerasan oleh guru, tauran antar siswa. Bahkan kita juga ikut mengawasi hingga segi makanan lewat program Kantin Sehat,” ungkapnya.
Nelson juga mengatakan, pihaknya terus memperkuat fungsi satgas di seluruh dusun/RT/RW yang ada ditiap desa sebagaimana penekanan dari Setyo Mulayadi tersebut. Program Satgas ini sudah jalan dengan baik.
“Terakhir fokus kita dengan Kota Layak Anak tadi, termasuk dari segi legalitas. Anak-anak di KLA wajib pnya akta dan KIA. KIA ini kita targetkan tuntas tahun ini,” tandasnya. (and/hargo)
