Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Deisy S.M Datau mengingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat memperhatikan waktu. Pasalnya, informasi yang diperoleh, untuk realisasi program capaiannya sangat rendah. Sementara untuk waktu yang tersedia di sisa waktu tahun anggaran 2022, kurang lebih 3 bulan, sehingga kebijakan terhadap pelaksanaan program juga harus diperhatikan.
Rasa prihatin dan kecemasan Legislator PDI Perjuangan tersebut disampaikan saat berbincang dengan awak media ini di ruang kerjanya, beberapa hari lalu.
“Informasinya untuk realisasi program masih sangat rendah, dan saat ini masuk pada akhir September. Tak lama lagi memasuki triwulan keempat tahun anggaran 2022,” ungkapnya.
Dengan melihat sisa waktu yang ada dan realisasi program, tentu ini sangat miris, seolah olah OPD tidak serius atau kinerjanya patut dipertanyakan.
“Jika bekerja, harusnya realisasi program sudah diatas 50 persen atau bahkan mendekati rampung,” tegasnya.
Yang mengkhawatirkan, kata Deisy S.M Datau, yakni program fisik yang belum terlaksana, apakah di sisa waktu yang ada saat ini masih dapat terkejar atau akan rampung dilaksanakan atau tidak.
“Tentunya ini membutuhkan kebijaksanaan tersendiri dari masing-masing OPD yang mempunyai program fisik, dengan mempertimbngkan berbagai hal,” jelasnya.
Jika memang dari waktu yang tersisah ini peluangnya sangat kecil, maka sebaiknya tidak dilaksanakan.
“Daripada dipaksakan namun ada resikonya. Sehingga kebijaksanaan OPD dalam hal ini sangat diperlukan, dan dari DPRD tentunya akan terus mengawasi pelaksanaan program dan juga anggaran, karena semua ada aturan dan ketentuannya serta resiko yang menunggu,” tandasnya. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
