Kantor Bahasa Gorontalo Cetak 15 Penulis Muda

×

Kantor Bahasa Gorontalo Cetak 15 Penulis Muda

Sebarkan artikel ini
Para penulis muda yang terpilih pada kegiatan pekan pembaca dan penulis, foto bersama dengan kepala kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Armiati Rasyid M.Ag.,M.Pd, kamis (10/11). (Foto: Gorontalo Post)

Hargo.co.id, GORONTALO – Momentum bulan literasi tahun 2022, kantor bahasa Provinsi Gorontalo menggelar pekan pembaca dan penulis, yang berlangsung 7–10 november 2022. Puncak acaranya digelar di gedung Belle li Mbui, Kota Gorontalo, Kamis (10/11).

Dalam kegiatan ini, Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo mampu melahirkan 15 penulis muda. Hadir dalam acara puncak bulan literasi, seperti staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, Ir.Yosef P Koton, M.S, bunda literasi Gorontalo, Gamaria Purnawati Monoarfa, Sp.KGA, kepala bidang perpustakaan, Syahrudin Porindo S.E., M.Si, kepala LLDIKTI XVI Dr.Munawir Sadzali Razak S.IP., MA, dan kepala balai penjamin mutu, Rudi Syaifullah S.Si., MM. Serta narasumber utama, yang merupakan penulis nasional seperti, Iqbal Aji Daryono, Jamil Massa, dan Darmawati Majid.

Kepala kantor bahasa Provinsi Gorontalo, Armiati Rasyid,M.Ag.,M.Pd mengungkapkan, dalam momentum bulan literasi, pihaknya memilih 15 penulis muda yang telah melalui proses seleksi, dengan mengirimkan hasil karya mereka, dan dilakukan kurasi oleh para narasumber utama.

“Pemilihan 15 penulis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas karya penulis muda Gorontalo, dan sebagai bentuk apresiasi bagi mereka,” ujar Armiati.

Menurutnya, karya 15 penulis ini sudah termuat pada rubrik persepsi kebahasaan, pada surat kabar Harian Gorontalo Post, yang merupakan hasil kerjasama antara kantor bahasa Provinsi Gorontalo dan Gorontalo Post. Karya para penulis ini seperti cerpen, esay, maupun puisi.

“Kami menjaring para penulis ini dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, dan yang lainnya, yang memang betul-betul penggiat literasi dan telah menghasilkan karya,” ujarnya.

Pekan pembaca dan penulis, lanjut Armiati, digelar untuk menyemarakkan bulan literasi daerah sebagaimana yang tertuang dalam peraturan Gubernur Gorontalo, nomor 22 tahun 2018.

“Kami, kantor bahasa Provinsi Gorontalo ingin berpartisipasi aktif, dan salah satu bentuk partisipasi kami untuk menyemarakkan bulan literasi ini dengan menyelenggarakan kegiatan pekan pembaca dan penulis,” terangnya.

Selain memilih 15 penulis muda, pekan pembaca dan penulis didahului dengan agenda pemberian materi terkait penulisan cerpen, dan diskusi tentang H.B Jassin.

“Kami juga bekerja sama dengan lembaga kajian sekolah dan masyarakat, sebagai lembaga yang betul-betul fokus mengkaji tentang H.B. Jassin. Berikutnya dilakukan pelatihan penulisan karya ilmiah dan diskusi tentang penulisan puisi,” terangnya.

Selanjutnya dihari berikut, khusus bagi penulis rubrik persepsi kebahasaan dan kesastraan, dilakukan pelatihan menyunting karya yang mereka hasilkan. Kemudian, diakhir sesi, peserta diajak berdiskusi tentang sastra digital dan pembajakan buku.Serta peserta diberikan tips menulis esai.

“Setelah kegiatan ini selesai, kami akan menyusun beberapa program literasi bagi  15 penulis tersebut. Kami tidak akan membiarkan mereka berjalan sendiri dan akan tetap berkoordinasi dengan lembaga lain yang dapat memberdayakan para penulis ini,” katanya.(*)

Rilis: Kantor Bahasa