Tawarkan Konsep Perpustakaan yang Berbeda, Rumah Literasi Gorontalo Menarik Perhatian Kalangan Milenial

×

Tawarkan Konsep Perpustakaan yang Berbeda, Rumah Literasi Gorontalo Menarik Perhatian Kalangan Milenial

Sebarkan artikel ini
Suasana Pengunjung di Rumah Literasi Gorontalo. (Foto: Instagram/Rumah Literasi Gorontalo)
Suasana Pengunjung di Rumah Literasi Gorontalo. (Foto: Instagram/Rumah Literasi Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hadir dengan konsep yang berbeda dari perpustakaan pada umumnya, Rumah Literasi Gorontalo menarik perhatian kalangan milenial yang ada di daerah itu.

Konsep bangunannya yang sangat menarik membuat para kalangan milenial sangat nyaman untuk membaca dan berdiskusi. Beberapa pelajar bahkan sangat suka mengerjakan tugasnya di tempat ini.

Aan Candra Talib selaku pemilik Rumah Literasi Gorontalo mengatakan, pembangunan rumah literasi ini dimulai sejak tahun 2020 dan baru beroperasi pada bulan November tahun 2022.

“Rumah literasi Gorontalo dibangun karena kerisauan kami pribadi tentang minimnya fasilitas yang bisa mengakomodir di kalangan milenial dan hal hal yang berkaitan dengan pengembangan literasi,” katanya menuturkan.

Perpustakaan ini dibuka setiap hari dari pukul 10.00 – 24.00 WITA ini berlokasi di Perumahan Griya Balkin, Kota Gorontalo. Tepatnya di Jalan Mangga, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Kota Tengah.

Rumah Literasi Gorontalo terbuka untuk semua kalangan. Ada dua opsi yang disediakan bagi pengunjung yang ingin membaca, yaitu daftar member dan visitor biasa.

Aan Candra Talib mengatakan, Pengunjung hanya perlu membayar biaya administrasi sebesar Rp. 10.000 dan bisa membaca sepuasnya sampai Perpustakaan ditutup.

“Untuk jumlah pengunjung bisa sampai 150 orang per hari. Alhamdulillah tempat ini menjadi pilihan untuk mengerjakan tugas, juga menjadi tempat nongkrong anak muda,” kata Aan Candra Talib.

Dirinya mengatakan, dirinya juga memberlakukan aturan bagi para pengunjung Rumah Literasi Gorontalo. Dimana, Pengunjung tidak diperbolehkan untuk meminjam dan membawa buku ke rumah.

“Kami berharap Rumah Literasi Gorontalo bisa mengisi kekosongan dan memberi kontribusi yang terbaik untuk Provinsi Gorontalo dalam rangka meningkatkan budaya membaca di kalangan masyarakat, terutama anak muda,” dirinya menandaskan.(*)

Penulis: Nazlia Busra/ Mahasiswa Magang UNG.