Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak empat penambang asal Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango dikabarkan tertimbun di sebuah lubang pertambangan di Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (7/4/2023).
Empat penambang itu terinformasi bernama, Uten, Iten, dan Engki. Keempat nama itu adalah nama panggilan atau nama sehari-hari dari para korban.
Informasi yang berhasil dihimpun awak media, tertimbunnya empat penambang terjadi sekira pukul 18.00 Wita. Kejadian dipicu lantaran dilokasi tambang telah terjadi longsor.
Terinformasi pula, para korban sampai dengan saat ini masih dalam keadaan hidup. Mereka dikabarkan tengah berusaha mencari jalan keluar dengan cara melakukan betel untuk mendapatkan mulut lubang tambang yang lainnya.
Hal itu dibuktikan dengan adanya suara terdengar adanya bunyi dari benturan betel di dalam lubang tambang tersebut, namun untuk suara manusia tidak bisa terdengar.
Para penambang lainnya juga melakukan upaya penyelamatan lewat pembetelan dari jalur lubang tambang lainnya untuk diupayakan bisa bertemu dengan posisi korban berada.
Lubang tambang yang longsor tersebut saat ini memiliki kedalaman sekitar 57 meter.
Sementara itu, Kepala Desa Tulabolo Timur, Ardin Mohi ketika dikonfirmasi awak media melalui panggilan aplikasi WhatsApp menuturkan jika dirinya belum mengetahui secara pasti kabar tertimbunnya penambang tersebut. Hanya saja, kata dia, Jumat (7/4/2023) malam, dirinya mendapat telepon dari pihak kepolisian bahwa ada penambang yang tertimbun di lokasi pertambangan yang lokasinya tak jauh dari Tulabolo Timur.
“Cuma sampe sekarang saya belum ada informasi lanjutan,” tandasnya.
Saat berita ini dilansir, tim Basarnas Gorontalo tengah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.(*)
Penulis: Rendi Wardani Fathan
