Kab. Gorontalo

WCD 2023 Banyak Libatkan Kaum Penerus Cita-cita Bangsa

×

WCD 2023 Banyak Libatkan Kaum Penerus Cita-cita Bangsa

Sebarkan artikel ini
WCD 2023
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dan delegasi serta tamu undangan saat foto bersama dengan salah seorang peserta fashion show yang terbuat dari kelapa,dimana desainernya adalah kawula muda. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan World Coconut Day (WCD) tahun 2023 di Kabupaten Gorontalo juga melibatkan kaum muda atau kaum yang nantinya akan meneruskan cita-cita bangsa.

Berita Terkait:  Nelson: Antusias Warga di Pemilu 2024 Sangat Baik

Ini diungkapkan Ristika Putri Istanti, Kepala Sekretariat Interim Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL).

Ristka menggaris bawahi tentang pentingnya peran orang muda dalam memperbaiki dan menggerakan industri kelapa dari hulu ke hilir.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Komit Bereskan Tunggakan Hutang Belanja Tahun 2023

“Pembelajaran dari kabupaten anggota LTKL yang sangat penting adalah

adanya peran kaum muda yang memiliki semangat untuk membangun daerahnya dan memperbaiki kesejahteraan diri sendiri dan masyarakat sekitarnya,

sehingga kita perlu menemukan sumber daya manusia atau kaum muda terbaik yang mau berjalan bersama pemerintah daerah untuk pengembangan produk turunan kelapa berkelanjutan,” ujar Ristika.

“Selain itu penting juga untuk peningkatan kapasitas atau soft skill yang dimiliki oleh mereka,” imbuh Ristika Putri Istanti.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Komit Sukseskan Program TMMD Kodim 1315

Sejak dimulainya rangkaian kegiatan World Coconut Day hingga penutupan jumlah orang muda yang terlibat kurang lebih sebanyak 300 orang.

Ini membuktikan jika orang muda Gorontalo sangat antusias melibatkan diri dalam setiap rangkaian acara World Coconut Day.
Berita Terkait:  Musda PPDI Kabgor, Agus N. Ali Terpilih Sebagai Ketua

Berbagai sesi diskusi menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi lestari di sektor kelapa yang didukung gotong royong dengan orang muda penuh ide akan menghasilkan berbagai inovasi termasuk produk turunan kelapa yang bernilai tambah tinggi serta peluang bisnis dan investasinya hingga level tapak.

Sebagai perwakilan asli dari daerahnya, model ini juga berpotensi melibatkan lapisan masyarakat yang lebih beragam mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra daerah lainnya yang mendukung pengembangan olahan kelapa.

Berita Terkait:  Nelson Terpilih Ikut KPPD di Singapura

Di tempat terpisah, Gita Syahrani selamu Ketua Dewan Pengurus Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) menegaskan, Dialog multi pihak dan sesi Business & Partnership Matching ini penting untuk menjawab kebutuhan sumber daya untuk pengembangan kelapa berkelanjutan sesuai peta jalan nanti.

Tantangan pengembangan pasar dan tantangan teknologi misalnya, dapat dijawab lewat kemitraan serta investasi dan pendanaan di bidang tersebut.

Berita Terkait:  Hadapi PENAS dan Iduladha, Pemkab Gorontalo Siapkan Gerakan Pangan Murah untuk 68 Ribu Warga

“Dalam sesi misalnya, mitra pendanaan seperti Amartha menyampaikan komitmen pendanaan bagi pelaku usaha sampai dengan

Rp 1 Triliun untuk tahun depan. Anggota KEM lainnya, masyarakat jadi memiliki varian bisnis guna membantu perekonomian mereka

dan sebaliknya petani juga jadi lebih sejahtera dengan pemanfaatan hasil perkebunan kelapa yang inklusif,” tandasnya.

Sehingga, lanjut dia, dari kelapa lahir hubungan simbiosis mutualisme baik dari masyarakat hingga petani. Melalui kegiatan akbar ini, diharapkan seluruh komitmen, inovasi, kesepakatan, peta jalan, dan semua keputusan bersama yang tumbuh dari kegiatan ini tidak berhenti sampai di perayaan World Coconut Day.

Berita Terkait:  Nelson: Orientasi bagi Aleg dapat Perkuat Sinergitas dengan Eksekutif

Diharapkan pula kedepannya kegiatan ini berdampak besar dan memberikan manfaat untuk keberlanjutan kelapa.

“Mari bersama-sama melahirkan kelapa berkelanjutan, alam lestari serta beragam inovasi

yang berdampak positif dan jangka panjang bagi seluruh aspek kehidupan,” katanya.

Berita Terkait:  THR ASN dan Aleg di Kabgor Mulai Dibayarkan Hari Ini

Sementara itu Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah hadir dan bergotong royong untuk mensukseskan WCD 2023.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi, mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa. World Coconut Day 2023 juga mewujudkan ekonomi lestari karena keikutsertaan UMKM produk unggulan daerah.

Berita Terkait:  Batal Pindah ke Bank Lain, RKUD Pemkab Gorontalo Tetap di BSG

“Diharapkan dengan berbagai varian olahan kelapa yang kini bisa dihasilkan dari banyaknya sumber daya kelapa di Indonesia,

membuat jadi bangga buatan Indonesia karena beberapa bahkan sudah menyentuh pasar global,” tandas Nelson.(*)

Penulis: Deice 

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Apresiasi Kinerja Dandim 1315/Gorontalo