Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dengan tegas mengatakan, dalam pemilihan camat dilaksanakan merupakan murni hasil penilaian.
“Tidak ada titipan, kalo ada titipan buat apa kita melaksanakan asesmen. Jadi tidak karena kedekatan, tim pemenang atau hal lain,” tegas Sofyan Puhi saat diwawancarai sesuai membuka kegiatan asessment bagi 53 calon pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, yang dilaksanakan di aula Dulohupa, Senin (13/10/2025).
Bupati Sofyan Puhi menyatakan, hasil asesmen akan dijadikan pihaknya sebagai dasar dalam penempatan pejabat, tidak terkecuali camat.
“Kami ingin camat itu tidak sekadar sebagai pejabat administrasi wilayah, tetapi menjadi pemimpin wilayah. Termasuk menjadi ketua adat dan sebagian wewenang bupati dilimpahkan ke camat,” jelas Sofyan Puhi.
Dikatakannya, dengan pelimpahan tersebut masalah yang terjadi di desa bisa diselesaikan ditingkat kecamatan dan tidak perlu lagi diselesaikan di tingkat kabupaten.
“Karena ada pelimpahan wewenang itulah kami akan memilih orang-orang handal dan mampu menjadi camat dengan melewati tiga aspek penilaian, yakni administrasi pemerintahan, adat istiadat dan juga tes kejiwaan,”jelasnya. (Deice)












