Ekonomi

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

×

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat
Aktivitas jual beli masyarakat di pasar sentral Kota Gorontalo. (Foto : Ismail Lasimpala untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kenaikan harga cabai di Pasar Sentral Kota Gorontalo menjelang Ramadhan, memicu kekhawatiran pelaku usaha.

Berita Terkait:  Om Daengg Kembali Menjelajah Dunia : Petualangan Lintas Benua "Mekkah to Eropa" Bersama Lupromax

Para pedagang meminta respons cepat pemerintah untuk menangani fluktuasi harga untuk menjaga stabilitas ekonomi seiring dekatnya bulan suci tersebut.

Seperti yang disampaikan Karim (40), seorang pedagang rempah di pasar sentral Kota Gorontalo. Menurutnya harga cabai mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dari harga biasanya.

Berita Terkait:  Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat

Lonjakan harga ini, kata dia, terjadi hanya dalam beberapa hari.

“Harganya tidak stabil, beberapa hari lalu Rp. 20.000 per kg, tapi sekarang menjelang puasa sudah mencapai Rp. 40.000 kg,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang dan Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

“Bahkan di semua tempat, juga begitu harganya,” ujarnya.

Menurutnya, faktor permintaan yang tinggi juga menjadi pemicu kenaikan harga.

Berita Terkait:  Lewat Program Ikonik, Pertamina Foundation Nyalakan Semangat Menjaga Bumi

Meskipun petani berupaya memenuhi permintaan, kata dia, keterbatasan pasokan tetap berkontribusi pada kenaikan harga merica.

Belum lagi faktor-faktor seperti perubahan iklim yang mempengaruhi produksi cabai di beberapa daerah penghasil.

Berita Terkait:  Dukung Mobilitas Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Diskon Tarif Hingga 30% dan Libatkan UMKM

“Cuaca tidak stabil juga telah mempengaruhi panen cabai, menyebabkan pasokan menjadi terbatas,” tuturnya.

Dirinya berharap ada peran pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan berbelanja.

Berita Terkait:  Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

“Saya berharap pemerintah dapat membantu agar pendapatan kami, yang berjualan di dalam pasar, tidak kalah dengan pedagang yang berjualan di jalan,” ujar Karim.(*)

Penulis: Ismail Lasimpala
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Telkom AI Connect Dorong Pemanfaatan AI dalam Desain Produk Digital