Ekonomi

Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan

×

Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan

Share this article
Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan
Sejumlah lapak di Pasar Sentral Kota Gorontalo.(Foto: Raman Supriyatna untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasar Sentral Kota Gorontalo yang dahulu merupakan pusat perbelanjaan utama bagi warga, kini menghadapi penurunan signifikan dalam jumlah pengunjungnya.

Berita Terkait:  Topotels Gelar Marcom Awards Q1 2026, Perkuat Strategi Marketing Hotel di Tengah Tren Digitalisasi Hospitality

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi para pedagang di pasar tersebut. Mereka mengaku khawatir hal tersebut akan berdampak pada pendapatan.

Jamilah, salah satu pedagang di pasar tersebut menuturkan, pasar tersebut masih saja sunyi meski sudah lama diresmikan.

Berita Terkait:  LindungiHutan Rilis E-book “Do’s and Don’ts Implementasi CSR Lingkungan” untuk Perusahaan yang Ingin Membangun Strategi Keberlanjutan yang Kredibel

“Pasar ini sepi pengunjungnya, susah skali mendapatkan keuntungan,” kata Jamilah saat diwawancarai oleh awak media ini, Sabtu (27/04/2024).

Dirinya lantas membandingkan Pasar Sentral Kota Gorontalo sekarang dengan kondisi pasar tersebut sebelum direnovasi.

Berita Terkait:  Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

“Kalau di pasar yang lalu itu selalu ramai, jadi gampang mendapatkan keuntungan disitu. Sekarang ini susah sekali,” tambahnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Astrid, pedagang rempah lainnya di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Ultraman Hadir di Mall of Indonesia, Rayakan 60 Tahun Sang Pahlawan Legendaris

Menurut Astrid, salah satu faktor yang mempengaruhi kurangnya pengunjung adalah letak lapak yang terpencar, misalnya lapak rempah terpisah jauh dari lapak ikan dan daging.

“Menurut saya jarak lapaknya terlalu berjauhan. seharusnya lapak ikan dan lapak rempah itu satu jalur,” kata Astrid.

Berita Terkait:  Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

“Supaya pembeli abis beli ikan, langsung singgah di lapak rempah, begitu juga yang lain. Mungkin ini yang bikin pembeli jadi malas datang,” tuturnya.(*)

Penulis: Raman Supriyatna Tamu / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  KAI Ingatkan Bahaya Pelemparan Batu ke KA Saat Angkutan Nataru