Ekonomi

Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan

×

Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan

Share this article
Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan
Sejumlah lapak di Pasar Sentral Kota Gorontalo.(Foto: Raman Supriyatna untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasar Sentral Kota Gorontalo yang dahulu merupakan pusat perbelanjaan utama bagi warga, kini menghadapi penurunan signifikan dalam jumlah pengunjungnya.

Berita Terkait:  BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi para pedagang di pasar tersebut. Mereka mengaku khawatir hal tersebut akan berdampak pada pendapatan.

Jamilah, salah satu pedagang di pasar tersebut menuturkan, pasar tersebut masih saja sunyi meski sudah lama diresmikan.

Berita Terkait:  PTPP Resmi Garap Proyek Sekolah Rakyat Bengkulu Senilai Rp502 Miliar, Perkuat Akses Pendidikan Berkualitas untuk Generasi Muda

“Pasar ini sepi pengunjungnya, susah skali mendapatkan keuntungan,” kata Jamilah saat diwawancarai oleh awak media ini, Sabtu (27/04/2024).

Dirinya lantas membandingkan Pasar Sentral Kota Gorontalo sekarang dengan kondisi pasar tersebut sebelum direnovasi.

Berita Terkait:  KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik

“Kalau di pasar yang lalu itu selalu ramai, jadi gampang mendapatkan keuntungan disitu. Sekarang ini susah sekali,” tambahnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Astrid, pedagang rempah lainnya di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  BRI Sudirman Semanggi Gelar Sosialisasi BRIGuna Prapurna dan Purna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

Menurut Astrid, salah satu faktor yang mempengaruhi kurangnya pengunjung adalah letak lapak yang terpencar, misalnya lapak rempah terpisah jauh dari lapak ikan dan daging.

“Menurut saya jarak lapaknya terlalu berjauhan. seharusnya lapak ikan dan lapak rempah itu satu jalur,” kata Astrid.

Berita Terkait:  KAI Salurkan Bantuan CSR Becak Listrik kepada Pemerintah Daerah DIY Dukung Ekosistem Transportasi Modern yang Ramah Lingkungan

“Supaya pembeli abis beli ikan, langsung singgah di lapak rempah, begitu juga yang lain. Mungkin ini yang bikin pembeli jadi malas datang,” tuturnya.(*)

Penulis: Raman Supriyatna Tamu / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Film Baby Udon Bagikan First Look, Perjuangan Fanny dan Hajime Kondoh Mendapatkan Buah Hati Di Tengah Sakit Kanker