Ekonomi

Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan

×

Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan

Share this article
Masih Sepi Pengunjung, Pasar Sentral Gorontalo Kembali Dikeluhkan
Sejumlah lapak di Pasar Sentral Kota Gorontalo.(Foto: Raman Supriyatna untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasar Sentral Kota Gorontalo yang dahulu merupakan pusat perbelanjaan utama bagi warga, kini menghadapi penurunan signifikan dalam jumlah pengunjungnya.

Berita Terkait:  KAI Salurkan Bantuan CSR Becak Listrik kepada Pemerintah Daerah DIY Dukung Ekosistem Transportasi Modern yang Ramah Lingkungan

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi para pedagang di pasar tersebut. Mereka mengaku khawatir hal tersebut akan berdampak pada pendapatan.

Jamilah, salah satu pedagang di pasar tersebut menuturkan, pasar tersebut masih saja sunyi meski sudah lama diresmikan.

Berita Terkait:  Indonesia Naik Kelas: Tingkatkan Kapasitas Industri Nasional

“Pasar ini sepi pengunjungnya, susah skali mendapatkan keuntungan,” kata Jamilah saat diwawancarai oleh awak media ini, Sabtu (27/04/2024).

Dirinya lantas membandingkan Pasar Sentral Kota Gorontalo sekarang dengan kondisi pasar tersebut sebelum direnovasi.

Berita Terkait:  Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

“Kalau di pasar yang lalu itu selalu ramai, jadi gampang mendapatkan keuntungan disitu. Sekarang ini susah sekali,” tambahnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Astrid, pedagang rempah lainnya di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Inspirasi Terbaik Hampers Natal 2025: Kenali Paket Spesial dari Lokasoka (The Season of Meaning)

Menurut Astrid, salah satu faktor yang mempengaruhi kurangnya pengunjung adalah letak lapak yang terpencar, misalnya lapak rempah terpisah jauh dari lapak ikan dan daging.

“Menurut saya jarak lapaknya terlalu berjauhan. seharusnya lapak ikan dan lapak rempah itu satu jalur,” kata Astrid.

Berita Terkait:  Jasa Video Profesional: Solusi Konten Berkualitas Tinggi untuk Branding Bisnis

“Supaya pembeli abis beli ikan, langsung singgah di lapak rempah, begitu juga yang lain. Mungkin ini yang bikin pembeli jadi malas datang,” tuturnya.(*)

Penulis: Raman Supriyatna Tamu / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Sektor Tambang Nasional Buktikan Program Pengolahan Limbah Dukung Kelestarian Lingkungan