Hargo.co.id BONBOL – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) dibobol maling. Kejadian itu terjadi menjelang waktu shubuh, Jumat, (7/10). Dari hasil rekaman CCTV di kantor setempat, pelaku berjumlah tiga orang. Anehnya, dari hasil pemeriksaan petugas BPN, tak ditemukan ada barang yang hilang di dalam kantor.
Sebagamana rekamanan CCTV, aksi para pelaku bermula sekitar 03.00 Wita. Mereka masuk ke dalam kantor melewati jendela yang berada di bagian depan gedung. Setelah berada di dalam kantor, ketiga pria tersebut, mulai masuk memeriksa ruangan demi ruangan.
Terlihat saat mereka hendak masuk ke salah satu ruangan staf, mereka mencongkel kunci pintu hingga terbuka. Di dalam ruangan mereka mulai membongkar seluruh lemari serta laci. Anehnya, barang-barang perangkat elektronik seperti Laptop dan Komputer yang ada di dalam ruangan tak mereka ambil.
Mereka hanya terus memeriksa lemari dan laci meja. Seperti ada sesuatu yang berhaga hendak mereka cari. Usai melakukan aksinya itu, mereka segera keluar kembali lewat jendela depan. Sementara itu aksi ketiga pelaku baru diketahui pagi harinya sekitra pukul 07.00 Wita.
Ketika itu petugas Cleaning Service tiba di kantor untuk bersih-bersih. Petugas Cleaning Service terkejut setelah melihat kondisi kantor yang berantakan. Mereka lantas memberitahukan kondisi tersebut kepada para pegawai kantor.
Kasubag Tata Usaha BPN Bonbol Irwan M Puti mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengecek seluruh ruangan yang berhasil dibobol. Namun kata Irwan tak satu pun barang yang berada di dalamnya berhasil dibawa kabur.
“Kita sudah periksa semua aset kita. Semua masih lengkap. Tak ada yang hilang. Cuma ruangan it lho. Sudah berantakan. Kita curiga mereka hanya mengincar uang,” jelas Irwan.
Sementara itu, Kasi Survey Pengukuran dan Penataan BPN Bonbol, Ahmad Ramli juga menjelaskan, pihaknya sama sekali belum mengetahui identitas dari ketiga pelaku. Dari rekaman CCTV, mereka tak bisa dikenali. Mereka menutup wajah mereka dengan kaos oblong.
Ahmad mengungkapkan pula, aksi pencurian di kantor BPN ini bukan baru pertama kali terjadi. Tahun 2014 lalu, BPN pernah disasar maling. Waktu itu, pelaku membawa kabur dap air yang terpasang di luar kantor.
“Jadi kejadian ini sudah yang kedua kalinya. BPN jadi sasaran maling,” jelasnya.
Dengan peristiwa tersebut, mereka akan lebih giat lagi melakukan pengamanan di kantor tersebut guna menjegah terjadinya peristiwa itu,”setiap malam hari kita pasti akan mengawasi kantor tersebut,”pungkasnya. (tr-48/hargo)
