Advertorial

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulteng Tetap Aman Pascagempa 6,8 Magnitudo

×

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulteng Tetap Aman Pascagempa 6,8 Magnitudo

Sebarkan artikel ini
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulteng Tetap Aman Pascagempa 6,8 Magnitudo

Hargo.co.id, SULTENG – Gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) tidak mengganggu operasional distribusi energi.

Berita Terkait:  Tim Pengabdian Kolaborasi Kemendikbud Ristek, UNG dan UNISAN Gelar Pelatihan Wirausaha untuk KWT di Kabgor

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan LPG kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 11.27 Wita itu berpusat di Kabupaten Sigi pada kedalaman 10 kilometer. Meski guncangannya dirasakan di sejumlah wilayah, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan fasilitas penyaluran energi maupun gangguan distribusi yang berdampak pada pelayanan masyarakat.

Berita Terkait:  Dana Asuransi Nasabah BSG Tiap Tahun Dicairkan, Periode 2023 Capai Rp 114,8 Miliar

Sales Branch Manager Sulteng I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan Asasia, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap seluruh sarana penyaluran energi sesaat setelah gempa terjadi.

“Hasil monitoring menunjukkan seluruh SPBU dan lembaga penyalur yang berada dalam pengawasan kami masih beroperasi normal. Tidak ada laporan kerusakan maupun kendala yang memengaruhi distribusi energi kepada masyarakat,” ujar Made.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Perkuat Literasi Energi Lewat Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau

Ia menjelaskan, ketersediaan stok BBM dan LPG di Sulawesi Tengah saat ini berada pada level aman. Selain itu, proses distribusi dari terminal BBM dan fasilitas LPG juga berlangsung lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan, Pertamina telah menginstruksikan seluruh lembaga penyalur agar meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menjalankan prosedur keselamatan kerja, melakukan pemeriksaan fasilitas secara berkala, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional.
Berita Terkait:  BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan

Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat, pekerja, dan mitra kerja menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi darurat.

Berita Terkait:  Legalitas Rampung, Koperasi Plasma Kemitraan IGL dan BTL Siapkan Rencana Kegiatan Usaha

“Kami terus memantau perkembangan situasi bersama pihak terkait dan memastikan kesiapan operasional penyaluran energi tetap terjaga. Seluruh lembaga penyalur juga kami minta untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan prosedur keselamatan secara disiplin,” kata Lilik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM maupun LPG secara berlebihan karena pasokan energi dipastikan dalam kondisi aman.

Berita Terkait:  Datangi Kemendagri, Sekda dan Direktur RSUD ZUS Konsultasi Tentang Tata Kelola BLUD

“Stok BBM dan LPG mencukupi serta distribusi berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir dan cukup membeli sesuai kebutuhan agar pelayanan tetap optimal,” tambahnya.

Pertamina turut menyampaikan harapan agar kondisi di Sulawesi Tengah segera kembali sepenuhnya kondusif pascagempa. Masyarakat juga diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas kegempaan.(Rls) 

Berita Terkait:  LPS Tetap Pertahankan Bunga Penjaminan, Fokus Jaga Stabilitas Perbankan Nasional