Hargo.co.id, GORONTALO – Onal Otaya, pemuda asal Bitung yang berusia 24 tahun, menjadi primadona bagi para pecinta durian di Kabupaten Gorontalo.
Ini karena lapaknya yang sudah buka lebih awal, meski musim durian baru memasuki pekan pertama.
Onal telah merintis usaha durian di Jl. Baso Bobihoe, Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo sejak lima tahun lalu. Pengalamannya yang cukup panjang membuatnya memahami betul selera pasar.
“Saya sudah berjualan di sini sejak 2020. Alhamdulillah pelanggan sudah banyak yang percaya sama kualitas durian saya,” ujar Onal saat ditemui di lapaknya. Rabu (24/12/2025).
Yang membuat lapak Onal selalu ramai adalah variasi durian yang ditawarkan dengan harga relatif murah dan terjangkau.
Ia menjual durian lokal dengan harga mulai dari Rp 25.000 ribu hingga Rp 70.000 ribu tergantung ukuran, durian montong Rp 60.000 ribu per kilogram, dan musangking seharga Rp 150.000 ribu per kilogram.
“Musangking memang paling laris. Walaupun harganya lebih mahal, tapi banyak yang suka karena dagingnya lembut, tebal, tidak berserat, dan bijinya kecil,” tambah Onal Otaya.
Onal membuka lapaknya setiap hari mulai dari pukul 15.00 hingga 23.00 Wita. Durasi operasional yang panjang ini memberikan kesempatan bagi pembeli untuk datang kapan saja sesuai waktu luang mereka.
Ia mendapatkan pasokan durian langsung dari petani, sehingga bisa menjamin kesegaran dan kualitas buah yang dijual.
Di awal musim durian seperti sekarang, keberadaan pedagang seperti Onal menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat yang sudah rindu menikmati raja buah ini.
Dengan stok yang masih terbatas dan persaingan yang belum ketat, Onal tetap optimis bahwa tahun ini akan menjadi musim yang menguntungkan bagi usahanya. (MG-18)








