Hargo.co.id, GORONTALO – Aktivitas di kawasan Wisata Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango, terlihat berbeda sejak memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Destinasi wisata yang biasanya ramai dikunjungi warga tersebut kini tampak lebih lengang dibandingkan hari-hari biasa. Pantauan di lokasi pada akhir pekan pertama Ramadan menunjukkan suasana yang relatif tenang.
Area parkir tidak dipadati kendaraan, sementara sejumlah perahu wisata terlihat tertambat di tepi danau. Beberapa pedagang yang biasa berjualan di sekitar lokasi juga terlihat menunggu pengunjung yang datang.
Meski demikian, pesona alam Danau Perintis tetap memikat. Air danau yang jernih berpadu dengan rimbunnya pepohonan di sekeliling kawasan, menghadirkan suasana sejuk dan nyaman bagi pengunjung yang datang. Kondisi berkurangnya jumlah wisatawan selama Ramadan bukan hal baru.
Setiap tahun, sejumlah destinasi wisata di Gorontalo mengalami penurunan kunjungan karena masyarakat lebih banyak mengisi waktu dengan kegiatan ibadah, seperti tadarus Al-Qur’an maupun mengikuti kegiatan keagamaan di masjid.
Salah seorang pengunjung, Rahmat Pakaya (34), warga Kota Gorontalo, mengaku sengaja datang ke Danau Perintis karena suasananya yang lebih tenang selama Ramadan.
“Justru karena sepi saya ke sini. Suasananya tenang, angin dari danau juga segar. Cocok sambil nunggu waktu buka puasa,” ujar Rahmat, Senin (9/3/2026).
Sejumlah pedagang di kawasan tersebut juga mengakui bahwa jumlah pengunjung selama Ramadan menurun, sehingga berdampak pada pendapatan mereka dibandingkan hari-hari biasa.
Meski demikian, pengelola kawasan wisata Danau Perintis tetap optimistis jumlah pengunjung akan kembali meningkat menjelang akhir Ramadan hingga masa libur Idulfitri.
Pada periode tersebut, kawasan ini biasanya kembali ramai oleh wisatawan yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana alam.
Danau Perintis dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Gorontalo yang menawarkan panorama danau yang asri,
wahana perahu, area memancing, serta sejumlah spot foto menarik. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Kota Gorontalo. (Mg-06)












