Sampah Menggunung, Irigasi Tapa Taprop

×

Sampah Menggunung, Irigasi Tapa Taprop

Sebarkan artikel ini
Sampah masyarakat sudah menggunung hingga menutupi pintu air Irigasi Desa Bulonthalangi, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol). (foto : Natha/GP).

GORONTALO, Hargo.co.id – Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan hidup masih sangat minim. Masyarakat masih kerap membuang sampah di sungai maupun irigasi. Seperti yang terlihat di Desa Bulonthalangi, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol).

Betapa tida, lantaran keseringan warga membuang sampah ke irigasi tersebut, sampai-sampai tumpukan sampah sudah menggung dan menutupi pintu air (taprop) Irigasi Tapa.

Pantauan Gorontalo Post, Rabu, (4/1), kondisi aliran irigasi Tapa tidak berjalan lancar. Bagaimana tidak, salah satu pintu Airm sudah tertutup berbagai jenis sampah masyarakat, mulai kayu-kayuan, dedaunan, plasti-plastik, sampai kardus.

Mirisnya lagi, tumpukan sampah tersebut mengeluarka bau busuk hingga begitu mengganggu para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut sejumlah warga di Desa Bulonthalangi, sejatinya bukan mereka yang sering membuang sampah ke sungai. Mereka justru hanya menjadi imbasnya. Aliran irigasi membawa sampah-sampah dari desa tetangga kemudian tertumpuk di pintu air tersebut.

“Kita ini cuma jadi korban saja. Bukan kita disini yang sering membuang sampah di sungai, tapi mereka di desa seberang,” Jasmin, salah satu warga.

Sementara itu Rusdi, salah satu abang bentor yang diwawancarai awak media mengatakan, setiap hari dirinya sering melintas di kawasan tersebut. Ia merasa sangat terganggu karena mencium bau yang menyengat.

Tumpukan sampah itu menurut Rusdi sudah ada sejak beberapa hari yang lalu. Hanya saja sampai dengan saat ini belum ada instansi terkait yang datang mengangkutnya.

“Ini tentunya perlu jadi perhatian dari instansi terkait. Kalau warga di Bulonthalangi sini sudah capek dengan sampah-sampah yang terbawa dari desa seberang itu,” jelasnya. (tr-53/hargo).