GORONTALO, hargo.co.id – Harga semen dua hari belakangan cenderung menurun. Dari biasanya Rp 63-65 ribu per sak, di sejumlah toko bangunan, harga semen turun ke posisi Rp 60-63 ribu per sak.
Misalnya semen Tonasa. Semen ini dibanderol Rp 64-65 ribu per sak pada pekan lalu. Namun, telah turun menjadi Rp 63 ribu per sak.
Deli, salah seorang karyawan toko bangunan di Kota Gorontalo mengatakan, harga semen turun disebabkan stok semen yang cukup melimpah.
“Kalau di toko kami stok semen banyak, jadi harga dari Rp 64 ribu turun jadi Rp 63 ribu per sak,” ungkapnya.
Ia menuturkan, pada bulan Mei tahun ini, permintaan bahan bangunan, khususnya semen meningkat drastis. Dalam sehari, semen yang terjual rata-rata mencapai 50 sak, sementara biasanya hanya 5 sak saja.
“Permintaan sebenarnya naik, tapi harga masih tetap normal bahkan cenderung turun,” tuturnya.
Risno, karyawan toko bangunan lainnya juga mengakui, permintaan semen pada akhir April hingga Mei terus bertambah.
“Mungkin ada yang lagi renovasi atau bangun rumah, jadi permintaan naik. Meski begitu, kami tidak menaikan harga jual semen,” ujarnya.(dan/hargo)
