Hargo.co.id  – Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyempatkan diri menjenguk korban salah sasaran oknum Bobotoh, Ricko Andrean yang ternyata seorang Yatim Piatu. Dia geram dan ingin pelaku meminta maaf.
Ricko merupakan korban salah sasaran yang disangka Jakmania oleh oknum Bobotoh. Padahal Ricko yang sebenarnya Bobotoh sedang mencari makanan di tribun utara GBLA. Namun, alih-alih dapat makanan, dia diteriaki Jakmania oleh oknum Bobotoh.
Sontak, para Bobotoh yang ada di sana langsung berkerumun dan menghajar Ricko. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit dengan keadaan lebam di sekujur tubuhnya.
Sampai saat ini, kondisi Ricko masih belum sadarkan diri. Dia mengalami trauma berat di kepalanya akibat benturan benda tumpul.
Ridwan Kamil berusaha menyempatkan waktu menjenguk korban. Dia geram dengan aksi main hakim oknum Bobotoh yang memukuli rekannya itu.
“Coba kamu-kamu, oknum bobotoh yang menyiksa Ricko, bobotoh Cicadas, yatim piatu pula, saat Persib lawan Persija, berani gak gentle datang minta maaf?,” tulis Ridwan dalam Instagram pribadinya.
Saat ini, Ridwan menjelaskan kalau kondisi Ricko masih kritis. Ricko dirawat di RS Santo Yusup.
“Jika hukum dunia tidak mendapatimu, semoga hukum Allah yang akan mengejarmu! SEPAK BOLA itu tentang persatuan, tentang kejujuran, tentang fair play. Emosi negatif, provokasi anarki, bully, lempar botol, lempar flare, apapun alasan-alasannya TIDAKLAH DIBENARKAN,” tegas dia.
“FANATISME SEPAK BOLA Bukanlah ajang untuk pelampiasan emosi yg merusak, bukan ajang untuk permusuhan, bukan tempat untuk bunuh-bunuhan. Mari fokus pada prestasi bukan pada anarki. Mari dewasa kayak El Clasico Spanyol. aman. tertib . Bisa? *Sok lamun peduli geura,” Ridwan Kamil mengakhiri.(hg/ies/JPC)
