Ini Figur yang Bakal Hadang Gusnar Kendarai Demokrat di Pilgub Gorontalo

×

Ini Figur yang Bakal Hadang Gusnar Kendarai Demokrat di Pilgub Gorontalo

Share this article
Ilustrasi (Foto Gorontalo Post)

Hargo.co.id Gorontalo – Langkah sejumlah figur untuk mengait dukungan Partai Politik (Parpol) menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo bakal seru. Bahkan, satu sama lain, para figur pimpinan Parpol yang berencana maju ke Pilgub mulai melakukan ekspansi ke Parpol yang dipimpin figur yang bakal menjadi rival dalam Pilgub nanti.

Seperti terlihat di Partai Demokrat Provinsi Gorontalo. Kans Ketua DPD Demokrat Gusnar Ismail untuk mendapatkan dukungan partai yang dipimpinnya terancam dengan kehadiran sejumlah figur papan atas di Gorontalo, termasuk Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie dan Ketua DPD PAN Provinsi Gorontalo Idris Rahim.

Sebab, Rusli-Idris yang kini masih menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo ini telah mengambil formulir pendaftaran Partai Demokrat pada Selasa, (15/3).Selain Rusli – Idris yang terkenal dengan duet NKRI itu, juga terdapat figur-figur lainnya yang tak kalah hebat pengaruhnya di Gorontalo.

Sebut saja, Mantan Bupati Pohuwato dan Bulukumba Zainudin Hasan, kemudian Mantan Wakil Gubernur Gorontalo Tonny Uloli, dan Auditor Utama Wilayah IX BPK-RI Syarifudin Mosii. Ada juga figur lainnya, yakni Yaman Junus, salah satu pengusaha di Kabupaten Gorontalo.

Panitia Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat Janes Komenaung mengatakan, waktu pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Partai Demokrat akan terus dibuka hingga Minggu, (20/3). Selanjutnya, para figur yang mengambil formulir harus segera memasukkan kembali formulir tersebut paling lambat tanggal 31 Maret 2016.

“Sampai saat ini sudah ada 7 figur yang mengambil formulir pendaftaran. Pak. Gusnar yang pertama. Kemudian disusul Zainudin Hasan, Tonny Uloli, Yaman Junus. Rusli-Idris mendatar di hari yang sama. Terakhir Syarifudin Mossi,” tutur Janes.

Selanjutnya kata Janes, para figur ini akan dilakukan survey oleh Tim Penjaringan yang teridir dari DPP dan DPD. Hasil survey nantinya akan menjadi salah satu indikator bagi Partai Demokrat untuk mengambil sikap.
“Tapi harus diingat, hasil survey juga bukan satu satunya indikator. Masih ada yang lainnya yang menjadi pertimbangan,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail mengaku tak sedikit pun terusik dengan masuknya figur-figur lain yang ingin mendaftar menjadi bakal calon Demokrat. Partai Demokrat sebagai partai terbuka sangat menghargai hak politik semua pihak.

“Bagi saya itu bukan ancaman. Itu justru bagus,” kata Gusnar.
Sebelumnya, Mantan Gubernur Gorontalo ini juga menyampaikan bahwa arah dukungan Partai Demokrat salah satunya akan mengacu dari hasil survey oleh DPP. Selain survey juga Tim Penjaringan dari DPP juga memiliki pertimbangan khusus terkait dengan misi partai.

Lantas bagaimana dengan kesiapan untuk maju ke Pilgub. Dengan penuh keyakinan Gusnar menegaskan kesiapannya tersebut. Namun tentunya, sebelum menuju Pilgub ia tentunya wajib untuk mengikuti prosedur dan mekanisme di Parpol yang nantinya akan menjadi kendaraan untuk menuju Pilgub, termasuk di partai yang dipimpinnya. (and/hargo)