Hidup Sebatang Kara, Nenek ini Berharap Makan Dari Ponakan

×

Hidup Sebatang Kara, Nenek ini Berharap Makan Dari Ponakan

Share this article
Maimuna Idji (83) yang hidup sebatangkara di rumah panggung yang berukuran 2,5 kali 3 meter. (F. Iwan Karim/ Humas)

Hargo.co.id Pohuwato – Diusia yang cukup tua yakni  83 tahun, Maimuna Idji hanya tinggal sebatang kara di gubuk tua miliknya yang terletak di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa. Maimun Idji adalah nenek dari 7 bersaudara. Ketika disambangi siang kemarin, Nenek tersebut bersama Ponakan Suleman Idji yang saat itu berkunjung kepada Nenek yang tinggal di gubuk ukuran 2,5 kali 3 meter.

Nenek yang hanya sendirian di rumah panggung itu setiap harinya diberikan atau diantar makanan oleh ponakan yang ada disekitar hunian. Dijelaskan Maimuna, mendiami Dusun Mootinepo, Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, sudah sejak puluhan tahun yang lalu.

Pada saat itu dirinya sudah memasuki usia dewasa dan dirinya sudah mulai hidup mandiri alias tidak bergantung pada orang tua yang kala itu tinggal di dekat pantai Marisa (Saat ini sudah menjadi lokasi perkantoran kantor bupati).

Dari 7 bersaudara, nenek renta ini adalah anak ketiga dari pasangan Almarhum Haruna Idji dan Almarhumah Hawa Bahuwa. Karena kondisi kehidupan serta faktor lainnya, maka Nenek ini memilih untuk hidup mandiri dan mulai bercocok tanam, dan Alhamdulillah dengan ketekunan dalam bercocok tanam tersebutlah bisa menghidupi kehidupannya kala itu.