Hargo.co.id TILAMUTA - Kemarau yang belum lama ini mulai mulai manampakan dampak negatif, terutama di berbagai daerah, bahkan dalam  satu bulan sudah tiga  rumah dan pertokoan  yang di lahap si jago merah .
Kemarau panjang yang melanda Gorontalo dan Kabupaten Boalemo khususnya telah mengakibatkan kekeringan lahan parah. Dalam posisi seperti ini, waspadai kebakaran lahan.
Pasalnya, meski hujan mulai turun, tetapi kebakaran lahan perlu diwaspadai akibat kekeringan di musim kemarau. Seperti yang terjadi di Desa Pentadu Timur, Tilamuta, Jumat (18/3). Dimana, lahan perkebunan warga yang ditanami tanaman tahunan hangus terbakar.
Pantauan Gorontalo Post(hargo.co.id) kemarin (18/3) sekitar pukul 15.00 wita, setidaknya menunjukan hal itu. Nampak kondisi lahan masyarakat yang ada di Desa Pentadu Timur Kecamatan Tilamuta yang notabenenya pesisir pantai ludes terbakar. Sehingga tanaman tahunan berupa kelapa dan pisang juga ikut terbakar.
Bahkan dibeberapa lahan masyarakat di wilayah Kecamatan Tilamuta sejak pekan kemarin hingga pekan ini juga ikut terbakar, hal itu dipicu dengan kondisi kekeringan parah.
