Penjualan Minim, Pengusaha Tahan Harga Bahan Bangunan

×

Penjualan Minim, Pengusaha Tahan Harga Bahan Bangunan

Share this article
Sejumlah bahan bangunan yang dijual di salah satu toko bangunan di Kota Gorontalo.

GORONTALO, Hargo.co.id – Hingga saat ini, permintaan bahan bangunan di Gorontalo masih cukup minim. Akibatnya, omset yang diraup oleh para pengusaha bahan bangunan pun turun drastis.

Untuk bisa tetap berjualan, para pengusaha mengaku hingga kini tidak menaikan harga barang, meski pengeluaran mereka tak menurun untuk membiayai gaji karyawan.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, beberapa bahan bangunan yang harganya masih stabil yaitu, Semen Tonasa dibanderol Rp 65 ribu per sak dan semen Bosowa Rp 63 ribu per sak.

Besi SNI panjang 12 berbagai ukuran 6 Rp 27 ribu, ukuran 8 Rp 50 ribu, ukuran 10 Rp 65 ribu dan besi SNI ukuran 16 Rp 165 ribu per ujung.

Begitu pula, paku ukuran 5, 6, 8, 10 dan 12 masih normal, dijual dengan harga Rp 15 ribu per kg. “Permintaan saat ini masih sepi, kemungkinan ini disebabkan pembanguan di Gorontalo awal tahun masih dipending,” kata Marwan, salah seorang karyawan toko bangunan.

Desi, karyawan toko bangunan lainnya juga mengungkapkan, harga bahan bangunan diprediksi akan mengalami kenaikan pada Maret nanti. Menurutnya, itu disebabkan, karena bulan itu biasanya permintaan bahan bangunan mulai meningkat seiring mulai berputarnya uang di Gorontalo.(dan/hg)