GORONTALO, Hargo.co.id – Awal tahun 2018, para pemilik usaha jasa jahitan (taylor) di Gorontalo harus banyak bersabar. Pasalnya, saat ini, permintaan jasa jahitan masih sangat minim.
Sejumlah taylor yang ditemui Gorontalo mengungkapkan, bahwa setiap awal tahun, pendapatan dari jasa jahitan turun.
Misalnya yang diungkapkan Tahir Kiyai, pemilik Wahyu Taylor. Ia mengatakan, orderan akan meningkat tajam biasanya pada akhir tahun atau menjelang natal, musim pernikahan, perayaan hari hari besar dan memasuki tahun ajaran baru. “Kalau awal tahun seperti ini pada umumnya sepi,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, untuk 2017 lalu, orderan terbanyak yang ia terima mencapai 160 pasang orderan. “Itu orderan masuk dari perguruan tinggi,” tuturnya dan menambahkan, setiap tahun, permintaan jasa jahitan tak menentu. Ia memperkirakan, orderan akan kembali naik awal Maret nanti.
Sementara itu, untuk tarif atau harga jasa jahitan dibanderol bervariasi. Untuk jahitan pakaian dinas Rp 225-235 ribu per pasang, kemaja Rp 85-125 ribu per picis, rok Rp 85 ribu per picis, celana Rp 125 ribu per picis, pakaian pesta Rp 250 ribu per pasang. “Untuk tarif atau harga dari jasa jahitan sampat seekarang masih stabil, belum ada kenaikan dari tahun lalu,” ujarnya.(dan)
