Ditikam Rekannya, Tahanan Ini Nyaris Tewas Dalam Sel

×

Ditikam Rekannya, Tahanan Ini Nyaris Tewas Dalam Sel

Share this article
Ilustrasi

Hargo.co.id – Salah seorang tahanan Polres Gorontalo Kota berinisial A alias Ato harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka tusuk di bagian paha kiri akibat keributan yang terjadi di dalam tahanan.

Informasi yang berhasil dirangkum Gorontalo Post, kejadian tersebut bermula dari masalah ketersinggungan. Awalnya, salah seorang tahanan, Ato mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan tahanan lainnya yang sedang tidur. Merasa tersinggung, MP alias Mar dan rekannya AL alias Andi menyerang Alo menggunakan benda tajam berupa sikat gigi yang telah diasah. Ato kemudian ditikam dan mengenai paha sebelah kiri.

Sontak terjadi keributan di dalam tahanan. Beberapa tahanan lainnya pun mencoba melerai hingga polisi datang dan mengamankan pelaku dan korbannya. Saat itu juga, Ato yang sudah bersimbah darah kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian ini pun dibenarkan oleh Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Handy Senonugroho,SIK. Handy menjelaskan, perkara ini diduga dipicu pernyataan dari korban sehingga membuat para pelaku emosi.

Kata korban waktu itu yakni, para pelaku hanya tidur-tidur saja dan apakah tidak ada yang mandi? Hal ini kemudian memancing emosi dari kedua tahanan lainnya, MP alias Mar dan rekannya AL alias Andi. Keduanya kemudian mandi dan setelah mandi mereka mencari korban.

“Korban pun pada saat itu sedang mandi dan ketika usai mandi, korban langsung ditendang dan dipukul, kemudian sikat gigi yang sudah ditajamkan ditusuk pada bagian paha sebelah kiri,” jelas Handy.

Saat ini, kata alumnus Akpol 2008 tersebut, kedua pelaku tetap akan diproses dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan korban sudah dirawat di RSAS Kota Gorontalo dan kini telah berada di sel tahanan Polres Gorontalo Kota.

“Mereka kini ditempatkan di ruangan terpisah, guna meminimalisir kejadian serupa,” pungkasnya. (kif/hg)