Hargo.co.id – Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan akan cenderung bergerak variatif dan cenderung masih akan bergerak mendatar seiring belum adanya sentimen terbarukan.
Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, pergerakan rupiah terlihat gagal bertahan di zona positif setelah terimbas kenaikan JPY.
“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran batas bawah (support) 13.773 dan batas atas (resisten) 13.754,†ujarnya di Jakarta, Rabu (4/3).
Reza menjelaskan pergerakan rupiah kembali mengalami pelemahan seiring meningkatnya permintaan pelaku pasar terhadap JPY yang menguat. Penguatan JPYÂ memanfaatkan meningkatnya kembali ketegangan perang dagang antara AS-Tiongkok setelah Tiongkok merilis daftar tarif impor sejumlah barang dari AS.
Di sisi lain, minimnya sentimen negatif dari dalam negeri tampaknya tidak banyak direspon pelaku pasar sehingga Rupiah pun berbalik melemah.
“Meski demikian, tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya dan kembali melemah,†tandasnya.
(mys/JPC/hg)
