Hargo.co.id,Zetizen-GP-Zetizen pasti tahu seperti apa paradigma banyak orang tentang perempuan yang sedang PMS. Emosian dan suka marah-marah, itulah hal yang dipercaya sebagai efek yang timbul kepada setiap perempuan yang sedang PMS. Tapi tahu tidak? Faktanya, tidak semua perempuan yang sedang PMS, terpengaruh mood nya. Pada dasarnya, penyebab perubahan mood adalah stres, beban kerja, dan tekanan dari lingkungan. Dan hal ini bisa saja terjadi pada semua orang, bukan hanya pada perempuan yang sedang PMS saja.
Namun, anggapan bahwa perempuan adalah makhluk emosional sebenarnya tidak datang tanpa alasan. Anggapan ini disebabkan oleh kepercayaan bahwa mood perempuan didikte oleh hormonnya. Dan memang benar, bahwa hormon perempuan dapat mempengaruhi mood nya. Tapi tidak kepada semua perempuan, dan gejala ini pun kebanyakan hanya datang beberapa hari setelah menstruasi.
So, anggapan bahwa setiap perempuan yang sedang PMS itu pasti emosian adalah tidak benar yaa. (ZT-11/hargo)

Andro Niko Daniel Vitli Ranti
Farmasi, Universitas Negeri Gorontalo
Jadi Garang Gegara PMS
Aku suka ganggu cewek yang lagi PMS. Dan kena semprot sudah pasti. Menurut aku lucu aja ganggu cewek-cewek yang lagi marah-marah. Tapi pernah ada kejadian, aku nanya baik-baik terus kena semprot, terus ceweknya gak mau bicara selama 2 hari. Kaget sih, cewek yang baik bisa garang ketika PMS. (ZT-10)

Eka Angriani
Apoteker
Meredakan Emosi
Kalau saya pribadi sewakru PMS tidak terlalu emosi karena menstruasiku tidak teratur. Kecuali saat menstruasi baru suka emosi. Ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan langsung emosi terus kesel sama orang. Kalau sudah begitu saya biasanya diam dulu, biar emosinya reda. Ada kalanya juga saya meredakan emosi dengan makan es krim. (ZT-10)

Saskia Chairunnisa
MAN 1 Kota Gorontalo
Mengontrol EmosiÂ
Pada saat PMS itu memang udah bawaan karena pasti setiap perempuan marasakan ada hal yang berbeda kenginan untuk meluapkan emosi itu sangat besar, kalau aku merendahkan emosi dengan cara saya lebih mengontrol emosi daya dengan cara mencari kesibukan agar emosi saya diluapkan pada pekerjaan bukan pada orang.(ZT-07)
