Gorontalo

Pesan Tegas Wagub Idah ke Pengelola SPPG: Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran

×

Pesan Tegas Wagub Idah ke Pengelola SPPG: Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran

Share this article
Pesan Tegas Wagub Idah ke Pengelola SPPG: Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie ketika melakukan Sidak MBG, Rabu (5/8/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh sekolah harus berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Berita Terkait:  Gorontalo Alami Deflasi di Desember 2024, Rudy: Ekonomi Kita Berangsur Membaik

Pesan itu disampaikannya saat meninjau pembagian makanan bergizi di SMP Negeri 1 Tabongo dan SMA Negeri 1 Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang diterima para siswa memenuhi standar gizi, kebersihan, serta aman dikonsumsi.

Berita Terkait:  Kunker ke Kecamatan Bone, Gubernur Gusnar Salurkan Bantuan Pangan

Di SMP Negeri 1 Tabongo, sebanyak 121 siswa menikmati menu ayam rica, sayur labu, tahu goreng, dan pisang.

Sementara itu, 1.278 siswa SMA Negeri 1 Tibawa mendapatkan ayam bumbu pop, sayur, tempe, serta buah manggis.

Berita Terkait:  Bareng Deprov dan Pemkab Bonbol, Pemprov Gorontalo Perjuangkan Jalan Pinogu

Menurut Wagub Idah, kualitas sajian MBG di dua sekolah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Ia menilai menu yang disediakan sudah lebih baik, baik dari sisi cita rasa maupun kandungan gizinya.

Berita Terkait:  Penjagub: Skala Produksi Ekonomi Kreatif Perlu Dipersiapkan

“Yang saya lihat hari ini kualitas makanannya semakin baik. Menunya bergizi, layak dikonsumsi, dan terlihat lebih berkualitas. Kondisi ini harus terus dipertahankan karena program ini menyasar anak-anak yang membutuhkan asupan gizi terbaik,” ujarnya.

Wagub Idah Syahidah menekankan, seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Berita Terkait:  Selvi Gibran ke Gorontalo, SERUNI Bawa Operasi Katarak Gratis hingga Bantuan Gizi

Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran standar operasional dalam pelaksanaan MBG.

Menurutnya, sikap tegas tersebut sejalan dengan arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Berita Terkait:  Jadi Perintis GHM, Gubernur Gusnar Sampaikan Hal Ini ke Rudy Salahuddin

Wagub Idah menyebut setiap SPPG yang terbukti mengabaikan standar pelayanan dapat dikenai sanksi berat hingga penutupan permanen.

“Ini menjadi peringatan bagi seluruh pengelola SPPG agar benar-benar menjaga kualitas layanan dan mengelola anggaran negara dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai ada pelanggaran yang merugikan program ini,” tegasnya.

Berita Terkait:  Lomba Desa dan Kelurahan Provinsi Gorontalo Masuk Tahap Pemeringkatan

Selain memastikan kualitas makanan, Wagub Idah juga menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG akan terus dilakukan.

Meski kali ini memilih memantau langsung di sekolah, ia memastikan inspeksi mendadak ke dapur-dapur SPPG juga akan dilakukan pada kesempatan berikutnya.

Berita Terkait:  Momen Idulfitri, Penjagub Ismail Silaturahmi Bersama Masyarakat dan Forkopimda

“Saya sengaja melihat langsung makanan yang diterima siswa. Dari situ sudah bisa dinilai bagaimana tanggung jawab pengelola SPPG. Ke depan kami juga akan melakukan sidak ke dapur-dapur SPPG,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wagub Idah Syahidah turut memberikan apresiasi kepada dua SPPG yang melayani sekolah yang dikunjunginya.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Serahkan Sapi Kurban Presiden Berbobot 1,13 Ton di Masjid Sabilurrasyad UNG

Hingga saat ini, keduanya dinilai mampu menjaga kualitas pelayanan dan belum pernah menerima sanksi akibat pelanggaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.(Rls)