Hargo.co.id, GORONTALO – Tak puas dengan pencapaian pembangunan di desa, puluhan warga melakukan aksi unjuk rasa di kantor Desa Wanggarasi Tengah, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato. Mereka menuntut agar pemerintah desa transparan dalam melaksanakan pembangunan di desa.
Dalam aksi tersebut, warga hanya menuntut adanya program pembangunan di desa agar lebih menunjukkan kualitasnya, baik pembangunan infrastruktur maupun program-program kemasyarakatan. Pasalnya, desa yang sudah berdiri sejak 2003 itu diklaim warga belum ada peningkatan sama sekali.
Hal ini seperti yang disampaikan salah satu orator dalam aksi tersebut yang meminta agar sistem pemerintahan desa Wanggarasi Tengah untuk lebih dimaksimalkan dan transparan.
“Sudah 15 tahun desa kita ini berdiri, namun pembangunanya belum menunjukan hasil yang memuaskan. Olehnya, kami sebagai pemuda masyarakat Desa Wanggarasi Tengah mengimbau kepada pemerintah desa, terlebih kepada Kepala Desa untuk dapat merubah sistem pemerintahan yang ada saat ini. Karena sistem dan fungsi organisasi-organisasi yang ada di desa juga tidak maksimal,” ucapnya.
Kepala Desa Wanggarasi Tengah, Sunaryo Ayuba, menampik tanggapan warganya yang mengatakan pembangunan infrastruktur desa tidak menunjukan hasil yang memuaskan. Dia mengklaim, sejak kepemimpinanya sebagai Kades Wanggarasi Tengah sudah ada beberapa pembangunan infrastruktur desa yang dikerjakan, hanya saja ini tidak terlalu menojol dikarenakan pembangunanya dilakukan secara merata.
“Pembangunan bukan belum nampak, hanya saja mungkin saudara-saudara kita dalam aksi kemarin itu tidak mengetahui apa saja yang sudah kita bangun. Sudah banyak infrastruktur yang kita bangun diantaranya Poskesdes, Taman Kanak-kanak, Tambatan perahu untuk para nelayan, dan akses pembangunan jalan lainya. Namun memang pembangunannya tidak terpusat di satu titik saja,” kilah Sunaryo.
Kendati demikian, jika warga, terutama para pemuda, menginginkan perubahan sistem pemerintahan desa agar pembangunan di desa bisa lebih baik, Sunaryo hanya berharap agar seluruh elemen masyarakat bisa bersama-sama dengan pemerintah desa dalam program-program pembangunan di desa, baik dari perencanaan, pelaksanaan maupun dalam hal pengawasanya.
“Mari kita duduk bersama dalam membangun desa ini, supaya masukan-masukan dari masyarakat akan lebih terakomodir oleh pemerintah desa sehingga kedepan pembangunan di desa pun akan lebih baik lagi,” tandasnya.(mg02/hg)
