Hargo.co.id Gorontalo – Gorontalo cukup beruntung. Kawanan Hiu Paus (whale shark) yang sepekan terakhir ini menghebohkan pantai Botubarani kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango, ternyata keberadaan hiu tersebut cukup langka.
Dari 250 ekor hiu paus yang tersebar di laut Indonesia. Gorontalo memiliki 10 ekor jenis ikan dilindungi tersebut.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan bahwa data dari kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahwa jumlah hiu yang berada di perairan Indonesia cukup langka.
“Saya baru mendapat laporan dari KKP bahwa dari 250 ekor ikan hiu paus yang tersebar di laut Indonesia. Di Gorontalo terdapat 10 ekor ikan jenis hiu seperti itu,” kata Rusli ketika mengunjungi lokasi terdapatnya hiu, Minggu (10/4).
Dengan adanya hiu paus di Gorontalo ini diharapakan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya dinikmati oleh wisatawan lokal. Namum bisa dinikmati oleh wisatawan manca negara.
Rusli sangat menyayangkan ada beberapa hiu yang sudah terluka, akibat ulah oknum-oknum tertentu.
“Perahu kita akan batasi karena terlalu banyak. Sehingga hiu mulai terluka karena membentur palang penyeimbang perahu (sema-sema),”lanjut Rusli.
Untuk itu mulai besok, pihak terkait mulai mengurangi aktivitas nelayan maupun pengunjung di seputaran lokasi kemunculan hiu. Bahkan akan ada aturan untuk zonasi pengunjung yang ingin menyaksikan hiu paus.
” Malam ini sampai seterusnya akan ada yang menjaga lokasi tersebut. Saya sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait pengawasan maupun penjagaan lokasi kemunculan hiu,” tandas Rusli. (tr-03/hargo)
