Rusli Nusi Masih Nahkoda Pelti Gorontalo!

×

Rusli Nusi Masih Nahkoda Pelti Gorontalo!

Sebarkan artikel ini
Rusli Nusi.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pernyataan tegas disampaikan Uyun Alamry, wakil Ketua Pengoprov Pelti Gorontalo terkait rumor sekaligus pernyataan Ketua harian Pengprov pelti Gorontalo Prof. Yulianto Kadji terkait ujian yang menerpa induk organisasi tenis lapangan di Provinsi Gorontalo.

Kabar yang berhembus bahwa Pelti Gorontalo tengah dalam kondisi hilang nahkoda, dinilai Uyun Alamry hanya sebuah wacana yang diangkat yang dikait-kaitkan dengan masalah hukum yang menimpa Ketua Pengprov Pelti Gorontalo, Rusli Nus dan berimbas pada jalannya roda organisasi Pelti Gorontalo. “Pelti Gorontalo sampai saat ini tetap jalan organisasinya sesuai program yang telah disusun. Bahkan sekarang kita tengah fokus pada persiapan seleksi atlet menghadapi Pra PON dan satu event Kejurda di Kabupaten Gorontalo,” terang Uyun Alamry.

Uyun Alamry juga menegaskan bahwa musimbah yang menimpa ketua Pengprov Pelti Gorontalo sudah diketahui PB Pelti. Namun tidak ada petunjuk lain dari PB Pelti selain setiap daerah termasuk Pelti Gorontalo untuk fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pra PON. “PB Pelti tidak memberikan petunjuk terkait musibah yang menimpa ketua karena memang Pelti Gorontalo masih tetap dipimpin pak Ruli Nusi,” tegas Uyun Alamry.

Sementara terpisah sekertaris Pengprov Pelti Gorontalo, Abdullah Pala yang dikonfirmasi terkait kondisi Pengprov Pelti Gorontalo saat ini mengaku bahwa organisasi tetap berjalan sesuai koridor berdasarkan arahan ketua Pengprov Pelti Rusli Nusi. Terkait soal rumor perubahan struktur kepengurusan pelti mulai dari tingkat pusat hingga daerah khususnya keberadaan posisi Ketua harian, Abduullah Pala menjelaskan.

“jadi kebetulan saya adalah bagian dari tim adhock PB Pelti yang menyusun program dan juga terkait rencana perubahan struktur ditubuh Pelti. Dan pada rapat kerja PB Pelti yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini, salah satu poin yang menjadi keputusan yakni dihapusnya posisi ketua harian dan dirampingkan posisi wakil ketua yang hanya akan diisi oleh tiga orang saja,” jelas Abdullah Pala.(ysn/hg)