Kota Gorontalo

Gebrakan Adhan Dambea! Kota Tua yang Lama Meredup Kini Kembali Bersinar Terang

×

Gebrakan Adhan Dambea! Kota Tua yang Lama Meredup Kini Kembali Bersinar Terang

Share this article
Gebrakan Adhan Dambea! Kota Tua yang Lama Meredup Kini Kembali Bersinar Terang
Suasana Street Food Kota Tua yang dipadati warga masyarakat. (Foto: Thia Nasaruddin)

Hargo.co.id, GORONTALO – Atraksi barongsai dan samrah memeriahkan pembukaan Festival Kuliner Kota Tua atau Street Food Jilid III yang digelar di kawasan Jalan Jenderal Suprapto, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Sabtu (20/6/2026) malam.

Berita Terkait:  Izinkan GHM Gunakan Jalan Nani Wartabone, Adhan: Kalau Bukan Ibu Idah, Saya Tidak Kasih

Ratusan warga memadati kawasan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pusat perdagangan siang hari, namun cenderung sepi setelah matahari terbenam.

Deretan lapak UMKM berjajar di sepanjang jalan, menghadirkan suasana baru yang menghidupkan kembali denyut ekonomi Kota Tua Gorontalo.

Berita Terkait:  Ryan Kono Dorong Inovasi Guru dalam Transformasi Pendidikan

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih yang tengah berada di Gorontalo dalam rangkaian agenda nasional.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa Festival Kuliner Kota Tua bukan sekadar agenda hiburan maupun kegiatan seremonial. Lebih dari itu, festival ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo mengembalikan kejayaan kawasan bersejarah yang selama ini kehilangan aktivitas pada malam hari.

Berita Terkait:  Effendy Harap, Usulan di Musrenbang Sesuai dengan Aspirasi Warga

Menurut Adhan, kawasan Kampung Cina dan Kampung Arab memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan pertemuan masyarakat. Karena itu, kawasan tersebut tidak boleh hanya hidup pada jam-jam kerja, tetapi juga harus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang tetap bergairah hingga malam.

“Kita ingin kawasan ini kembali ramai. Jangan hanya siang hari. Malam juga harus hidup karena di sini ada perputaran ekonomi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Adhan Dambea saat membuka kegiatan.
Berita Terkait:  Inovasi Program Gercep PKK Sehat Melalui PDKT Resmi Dilaunching

Ia bahkan mendorong para pemilik toko di sepanjang kawasan Kota Tua untuk mulai membuka usaha mereka pada malam hari. Dengan semakin banyak aktivitas ekonomi yang berlangsung, perputaran uang di masyarakat diyakini akan meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan usaha lokal.

Festival yang diikuti sebanyak 124 pelaku UMKM itu menjadi bukti bahwa kawasan Kota Tua memiliki potensi besar

Berita Terkait:  Pengelolaan Keuangan yang Efektif, Efisien dan Transparan Ismail: Bagian Mewujudkan Good Governance

untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata malam di Kota Gorontalo.

Di tengah semarak festival, penampilan barongsai dan samrah yang tampil dalam satu panggung

Berita Terkait:  Jamaah Haji Asal Siendeng Kota Gorontalo Wafat di Mekkah

menjadi simbol kuat keberagaman yang telah lama hidup di Kota Gorontalo.

Adhan menilai, keberadaan Kampung Cina dan Kampung Arab yang berdampingan selama puluhan tahun

Berita Terkait:  Ketahuan Selingkuh, ASN Pemkot Gorontalo akan Dipecat

merupakan cerminan harmonisasi masyarakat yang harus terus dijaga.

“Sebelah sini Kampung Cina, sebelah sana Kampung Arab. Dari dulu hidup berdampingan dan tidak pernah ada persoalan. Ini yang harus terus kita jaga,” katanya.

Berita Terkait:  Dugaan Pengeroyokan Oknum Polisi, Kuasa Hukum Pemkot: Anggota Satpol PP Tak Punya Senjata Kejut

Melalui Street Food Jilid III, Pemerintah Kota Gorontalo tidak hanya menghadirkan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan,

tetapi juga berupaya mengembalikan fungsi Kota Tua sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Berita Terkait:  Banjir Belum Surut, Pemkot Gorontalo Terus Distribusi Bantuan untuk Warga Terdampak

Pemerintah berharap keramaian yang tercipta melalui festival ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata,

melainkan menjadi awal kebangkitan kawasan Kota Tua sebagai pusat ekonomi, wisata,

Berita Terkait:  Anjangsana ke Panti Asuhan, KORPRI Kota Gorontalo Serahkan Bantuan

dan ruang interaksi warga yang tetap bernyawa hingga malam hari.(Adv)