Hargo.co.id SEMANGAT perjuangan Kartini rupanya belum sepenuhnya di rasakan Mawar dalam rumah tangganya. Ia sering mendapat perlakun kasar dari Akuloh. Bahkan, hanya lantaran meminta uang untuk membeli beras, ia diperlakukan Akuloh dengan sangat tidak wajar.
Tak tahan lagi dengan ulah suaminya itu ia akhirnya mengadu ke petugas kepolisian. Praktis cerita ini di Desa Tinelo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.
Ceritanya baru terjadi kemarin, (22/4). Saat itu Mawar melihat stok beras rumah tangga sudah menipis. Sementara waktu untuk terima gaji bulanan masih cukup lama.
Melihat kondisi ini, wanita yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu langsung memberi tahu Akuloh. Mawar meminta uang kepada Akuloh untuk membeli beras.
“Mana doi mo bli akang beras, na tua to kita, tanggal tua begini PNS susah,” kata Mawar. Namun entah kenapa, saat itu tiba-tiba saja Akuloh yang sehari-harinya sebagai Kariyawan Swasta di Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) itu langsung menanggapi permintaan Mawar dengan negatif. Akuloh mengaku tidak punya uang, namun dengan nada bentakan.
